Menu

Mode Gelap

Fikih Harian · 24 Jun 2022 15:00 WIB ·

Menggabungkan Niat Kurban dan Akikah, Bolehkah?


					Menggabungkan Niat Kurban dan Akikah, Bolehkah? Perbesar

Jalanhijrah.com – Sebentar lagi, umat Islam di seluruh dunia akan merayakan hari raya kurban. Dalam Islam sendiri, ibadah kurban mempunyai aturannya tersendiri. Kurban sendiri bisa diartikan dengan menyembelih hewan yang telah ditentukan agama untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Namun demikian ada ibadah yang hampir mirip dengan kurban yaitu akikah. Lantas apakah boleh menggabungkan niat Kurban dan akikah secara bersamaan?

Terkait hal ini, para ulama sendiri berbeda pendapat, ada yang membolehkan dan ada yang berpendapat tidak mencukupi kurban dan akikah dalam satu niat.

Adapun ulama yang membolehkan menggabungkan niat kurban dan akikah secara bersamaan adalah Imam Hasan Al-Basri. Imam Hasan menjelaskan boleh menggabungkan kedua ini niat ibadah ini sekaligus. Artinya seseorang yang orang yang belum akikah lantas ia berkurban. Maka akikah sudah mencakup kedalam kurbannya. Imam Hasan Al-Basri juga menyebutkan kebolehan menggabungkan niat akikah dan kurban lantaran kedua ibadah ini memiliki kesamaan jenis dan tujuan. yaitu menyembelih hewan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Imam Hasan Al-Basri menuliskan

عن الحسن قال: اذا ضحوا عن الغلام فقد اجزأت عنه عن العقيقة

Artinya : Dari Imam Hasan Al-Basri, dia berkata; Jika mereka berkurban untuk anaknya, maka kurbannya tersebut sudah cukup tanpa perlu mengakikahi lagi.

Sedangkan Imam Hajar Al-Haitami dalam kitabnya Tuhfatul Muhtaj menerangkan bahwa niat akikah dan kurban tidak bisa digabungkan. Dan apabila digabungkan maka yang mendapatkan pahala hanya satu saja.

وظاهر كلام الاصحاب انه لو نوى بشاة الاضحية والعقيقة لم تحصل واحدة منهما وهو ظاهر لان كلا منهما سنة مقصودة

Baca Juga  Perjalanan Dakwah Felix Siauw Hijrah dari Paham Khilafah

Artinya: Perkataan yang jelas dari Ashab (ulama Syafiiyah), bahwa jika seseorang menyembelih satu ekor kambing dengan niat kurban dan akikah, maka pahala salah satunya tidak berpahala. Hal ini sudah jelas karena keduanya sama-sama ada tuntutan untuk melakukannya.

Demikianlah penjelasan mengenai boleh tidaknya membersamakan niat akikah dan kurban. Sebagai orang awam, kita bisa memilih salah satu pendapat ulama di atas, Wallahu A’lam Bishowab.

Penulis: Ahmad Khalwani

Penikmat Kajian keislaman
Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Khotbah Rasulullah Ketika Memasuki Bulan Rajab

27 Januari 2023 - 14:12 WIB

Khotbah Rasulullah Ketika Memasuki Bulan Rajab

Hukum Mencetak Buku Yasin Untuk Orang Yang Meninggal Dunia

26 Januari 2023 - 14:00 WIB

Hukum Mencetak Buku Yasin Untuk Orang Yang Meninggal Dunia

Ingin Punya Istana di Surga, Perbanyak Bersedekah Di Bulan Rajab

24 Januari 2023 - 15:00 WIB

Ingin Punya Istana di Surga, Perbanyak Bersedekah Di Bulan Rajab

Hukum Membunuh Semut Dalam Islam

22 Januari 2023 - 12:00 WIB

Hukum Membunuh Semut Dalam Islam

Tiga Jenis Menangis Yang Harus Engkau Rasakan

21 Januari 2023 - 15:00 WIB

Tiga Jenis Menangis Yang Harus Engkau Rasakan

4 Cara Meredam Marah Dan Emosi Menurut Rasulullah

19 Januari 2023 - 15:00 WIB

4 Cara Meredam Marah Dan Emosi Menurut Rasulullah
Trending di Fikih Harian