Lewati ke konten
Hot News

Mengenali Bentuk-Bentuk Pelecehan Seksual: Dari Fisik hingga Online

Amar Ma’ruf Nahi Mungkar Humanis: Jalan Tengah Melawan Radikalisme

Kasus Kekerasan Seksual di Pati Memanas, Menteri PPPA Serukan Tindakan Tegas Tanpa Toleransi

Merawat Keadilan Emosional: Memahami Beban Afektif Suami-Istri dalam Perspektif Mubādalah

DPR Gerak Cepat Desak Penataan Perlintasan Sebidang Pascakecelakaan KA

Di Balik Daycare, Ancaman Nyata: KPAI Soroti Minimnya Pengawasan

  • MilenialBerita hiburan seputar artis, film, dan gosip
  • Hijrah
    • TaubatMom seputar ibu dan anak
    • Fikih HarianBerita viral hari ini
    • MujadalahBerita terkini seputar olahraga hari ini
  • KeluargaBerita seputar otomotif hari ini
  • PerempuanBerita seputar kecantikan wanita
  • NewsBerita nasional dan internasional terkini
Main Menu
  • MilenialBerita hiburan seputar artis, film, dan gosip
  • Hijrah
    • TaubatMom seputar ibu dan anak
    • Fikih HarianBerita viral hari ini
    • MujadalahBerita terkini seputar olahraga hari ini
  • KeluargaBerita seputar otomotif hari ini
  • PerempuanBerita seputar kecantikan wanita
  • NewsBerita nasional dan internasional terkini

About Me

Jalan Hijrah — situs yang membawa tema "Menuju Kosmopolitanisme Islam". Website ini menyajikan konten seputar Islam kontemporer dengan penekanan pada isu-isu kemasyarakatan, pemikiran keagamaan, dan kehidupan sehari-hari muslim di era modern. Ada unsur opini, berita, refleksi, dan diskusi yang menggambarkan bagaimana Islam dan nilai-nilainya diterapkan dalam konteks modern yang plural dan dinamis.

Instagram

Diskursus mengenai pluralisme agama sejak era tahun 2000-an hingga kini tidak pernah habis-habisnya dibahas. Bukan tanpa alasan tema itu sepi dari pembahasan dan kajian. Mengingat Indonesia dengan segala keanekaragaman ras, suku, dan agama, tak jarang sering mengalami persinggungan yang berujung pada konflik yang disertai dengan kekerasan. Sehingga pembicaraan mengenai pluralisme menjadi suatu kepastian. Walaupun wacana mengenai pluralisme banyak mengalami pertentangan, terutama oleh kaum yang tidak setuju dengannya.

Wacana pluralisme tetap saja masih menggema dan memang perlu dihadirkan di tengah-tengah kemajemukan sebuah bangsa, seperti Indonesia. Maka tidak heran jika banyak para pemikir khususnya para intelektual keagamaan yang membahas mengenai pentingnya menghadirkan pluralisme di tengah-tengah masyarakat. Salah satu pemikir yang membicarakan pentingnya pluralisme itu adalah Murad Wilfried Hoffman, seorang mualaf asal Jerman.

Selengkapnya klik Link di Bio

#jalanhijrah#hijrah #pluralisme #remajaislami #remajahijrah
•
Follow
Diskursus mengenai pluralisme agama sejak era tahun 2000-an hingga kini tidak pernah habis-habisnya dibahas. Bukan tanpa alasan tema itu sepi dari pembahasan dan kajian. Mengingat Indonesia dengan segala keanekaragaman ras, suku, dan agama, tak jarang sering mengalami persinggungan yang berujung pada konflik yang disertai dengan kekerasan. Sehingga pembicaraan mengenai pluralisme menjadi suatu kepastian. Walaupun wacana mengenai pluralisme banyak mengalami pertentangan, terutama oleh kaum yang tidak setuju dengannya. Wacana pluralisme tetap saja masih menggema dan memang perlu dihadirkan di tengah-tengah kemajemukan sebuah bangsa, seperti Indonesia. Maka tidak heran jika banyak para pemikir khususnya para intelektual keagamaan yang membahas mengenai pentingnya menghadirkan pluralisme di tengah-tengah masyarakat. Salah satu pemikir yang membicarakan pentingnya pluralisme itu adalah Murad Wilfried Hoffman, seorang mualaf asal Jerman. Selengkapnya klik Link di Bio #jalanhijrah#hijrah #pluralisme #remajaislami #remajahijrah
3 tahun ago
View on Instagram |
1/9
Bulan Sya’ban adalah satu bulan yang cukup mulia dalam kalender Hijriyah. Dimana pada bulan ini, seluruh amal ibadah manusia akan diangkat. Rasulullah sendiri banyak melakukan ibadah di bulan ini dengan memperbanyak puasa serta memohon ampunan kepada Allah. Perlu diketahui bahwa dalam bulan Sya’ban ini ada 2 orang tidak mendapat ampunan Allah Swt.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah menjelaskan bahwa pada bulan Sya’ban seluruh makhluk akan mendapatkan ampun kecuali 2 orang yaitu musyrik dan musyahin.

إِنَّ اللَّهَ لَيَطَّلِعُ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ, فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ, إِلاَّ لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ.

#jalanhijrah #hijrah #bulansyaban #syaban #taubat
•
Follow
Bulan Sya’ban adalah satu bulan yang cukup mulia dalam kalender Hijriyah. Dimana pada bulan ini, seluruh amal ibadah manusia akan diangkat. Rasulullah sendiri banyak melakukan ibadah di bulan ini dengan memperbanyak puasa serta memohon ampunan kepada Allah. Perlu diketahui bahwa dalam bulan Sya’ban ini ada 2 orang tidak mendapat ampunan Allah Swt. Dalam sebuah hadis, Rasulullah menjelaskan bahwa pada bulan Sya’ban seluruh makhluk akan mendapatkan ampun kecuali 2 orang yaitu musyrik dan musyahin. إِنَّ اللَّهَ لَيَطَّلِعُ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ, فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ, إِلاَّ لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ. #jalanhijrah #hijrah #bulansyaban #syaban #taubat
3 tahun ago
View on Instagram |
2/9
Jambi – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Subdit Bina Masyarakat, Direktorat Deradikalisasi terus melakukan program penguatan rasa nasionalisme kepada para mitra deradikalisasi atau eks narapidana terorisme (napiter). Ada empat poin penguatan nasionalisme itu adalah komitmen kebangsaan, toleransi terhadap keberagaman, menghargai budaya dan kearifan lokal, serta menjaga perdamaian.

“Pancasila bukanlah Agama dan Pancasila tidak untuk menggantikan Agama. Tetapi Pancasila adalah dasar, Pancasila adalah ideologi yang mempersatukan bangsa yang digali dari nilai-nilai luhur bangsa dan budaya” ungkap DIrektur Deradikalisasi BNPT Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhid, S.E., M.M., saat 

#jalanhijrah #hijrah #bnpt #bnptri #tolakradikalisme #antiradikalisme
•
Follow
Jambi – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Subdit Bina Masyarakat, Direktorat Deradikalisasi terus melakukan program penguatan rasa nasionalisme kepada para mitra deradikalisasi atau eks narapidana terorisme (napiter). Ada empat poin penguatan nasionalisme itu adalah komitmen kebangsaan, toleransi terhadap keberagaman, menghargai budaya dan kearifan lokal, serta menjaga perdamaian. “Pancasila bukanlah Agama dan Pancasila tidak untuk menggantikan Agama. Tetapi Pancasila adalah dasar, Pancasila adalah ideologi yang mempersatukan bangsa yang digali dari nilai-nilai luhur bangsa dan budaya” ungkap DIrektur Deradikalisasi BNPT Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhid, S.E., M.M., saat #jalanhijrah #hijrah #bnpt #bnptri #tolakradikalisme #antiradikalisme
3 tahun ago
View on Instagram |
3/9
Salah satu kelebihan yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad adalah Nabi Muhammad bisa mengetahui hal yang akan terjadi di masa mendatang. Seperti keadaan zaman akhir ini juga sudah diketahui oleh Nabi Muhammad. Dan berikut 3 peringatan Nabi Muhammad di akhir zaman kepada seluruh umat Islam di dunia.

Adapun 3 peringatan Nabi Muhammad ini terdapat dalam sebuah hadis,

يُوشِكُ أَنْ يَأْتِيَ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ لا يَبْقَى مِنَ الإِسْلامِ إِلا اسْمُهُ , وَلا يَبْقَى مِنَ الْقُرْآنِ إِلا رَسْمُهُ , مَسَاجِدُهُمْ يَوْمَئِذٍ عَامِرَةٌ , وَهِيَ خَرَابٌ مِنَ الْهُدَى , عُلَمَاؤُهُمْ شَرُّ مَنْ تَحْتَ أَدِيمِ السَّمَاءِ , مِنْ عِنْدِهِمْ تَخْرُجُ الْفِتْنَةُ , وَفِيهِمْ تَعُودُ
Artinya: “Akan datang suatu Zaman pada manusia, di mana pada waktu itu tidak tinggal Islam kecuali namanya saja. Dan tidak tinggal Al-Quran melainkan tulisannya saja, Masjid-masjid dibangun megah namun kosong dari petunjuk. Dan ulama mereka adalah makhluk yang terjelek yang berada di kolong langit, dari mulut-mulut mereka keluar fitnah dan (sungguh, fitnah) itu akan kembali kepada mereka.” [HR. Al-Baihaqi]

#jalanhijrah #hijrah #nabimuhammad #taubat
•
Follow
Salah satu kelebihan yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad adalah Nabi Muhammad bisa mengetahui hal yang akan terjadi di masa mendatang. Seperti keadaan zaman akhir ini juga sudah diketahui oleh Nabi Muhammad. Dan berikut 3 peringatan Nabi Muhammad di akhir zaman kepada seluruh umat Islam di dunia. Adapun 3 peringatan Nabi Muhammad ini terdapat dalam sebuah hadis, يُوشِكُ أَنْ يَأْتِيَ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ لا يَبْقَى مِنَ الإِسْلامِ إِلا اسْمُهُ , وَلا يَبْقَى مِنَ الْقُرْآنِ إِلا رَسْمُهُ , مَسَاجِدُهُمْ يَوْمَئِذٍ عَامِرَةٌ , وَهِيَ خَرَابٌ مِنَ الْهُدَى , عُلَمَاؤُهُمْ شَرُّ مَنْ تَحْتَ أَدِيمِ السَّمَاءِ , مِنْ عِنْدِهِمْ تَخْرُجُ الْفِتْنَةُ , وَفِيهِمْ تَعُودُ Artinya: “Akan datang suatu Zaman pada manusia, di mana pada waktu itu tidak tinggal Islam kecuali namanya saja. Dan tidak tinggal Al-Quran melainkan tulisannya saja, Masjid-masjid dibangun megah namun kosong dari petunjuk. Dan ulama mereka adalah makhluk yang terjelek yang berada di kolong langit, dari mulut-mulut mereka keluar fitnah dan (sungguh, fitnah) itu akan kembali kepada mereka.” [HR. Al-Baihaqi] #jalanhijrah #hijrah #nabimuhammad #taubat
3 tahun ago
View on Instagram |
4/9
Salah satu akun instagram yang ikut serta menyerang berkomentar dengan narasi promosi khilafah adalah @bravevoyagers . Seperti halnya akun instagram @muslimahmediacenter, @muslimahnews, ia tidak ragu untuk mempromosikan khilafah sebagai ideologi yang harus bangkit di Indonesia. masalah toleransi, misalnya, @bravevoyagers membuat postingan semacam ini.

Umat ​​Islam nggak usah diajarin toleransi. 150.000 orang Yahudi yang terusir dari Andalusia pernah diselamatkan oleh Muhammad Al-Fatih. Beliau memberikan tempat reservasi di Bukit Gelata untuk mereka. cek buku The Just Enjoy Their Golden Age Under Islam in Andalusia karya Karen Amstrong. Jadi tidak ada masalah sama sekali terkait perbedaan agama yang ada, apalagi Islam saat itu menguasai Andalusia, Portugal, Spanyol sekitar 7 abad. Maka takut khilafah itu overthinking aja sih, Atau punya ‘kepentingan’ & memfitnah.

#jalanhijrah #hijrah #tolakkhilafah
•
Follow
Salah satu akun instagram yang ikut serta menyerang berkomentar dengan narasi promosi khilafah adalah @bravevoyagers . Seperti halnya akun instagram @muslimahmediacenter, @muslimahnews, ia tidak ragu untuk mempromosikan khilafah sebagai ideologi yang harus bangkit di Indonesia. masalah toleransi, misalnya, @bravevoyagers membuat postingan semacam ini. Umat ​​Islam nggak usah diajarin toleransi. 150.000 orang Yahudi yang terusir dari Andalusia pernah diselamatkan oleh Muhammad Al-Fatih. Beliau memberikan tempat reservasi di Bukit Gelata untuk mereka. cek buku The Just Enjoy Their Golden Age Under Islam in Andalusia karya Karen Amstrong. Jadi tidak ada masalah sama sekali terkait perbedaan agama yang ada, apalagi Islam saat itu menguasai Andalusia, Portugal, Spanyol sekitar 7 abad. Maka takut khilafah itu overthinking aja sih, Atau punya ‘kepentingan’ & memfitnah. #jalanhijrah #hijrah #tolakkhilafah
3 tahun ago
View on Instagram |
5/9
.Jakarta – Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais menegaskan partainya akan tetap menerapkan permainan politik identitas pada Pilpres 2024 meski banyak masyarakat yang mengkritik cara tersebut.

Ia mengklaim tak ada yang menyuruh pihaknya untuk menggunakan politik identitas. Menurut dia, cara tersebut tumbuh alami di lingkungan Partai Ummat.

“Jadi politik identitas atau identity politics itu, saya kira panggilan alamiah,” kata Amien Rais lewat Channel YouTube Akbar Faizal Minggu (26/2/2023).
#jalanhijrah #politik #politikidentitas #partaiummat
•
Follow
.Jakarta – Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais menegaskan partainya akan tetap menerapkan permainan politik identitas pada Pilpres 2024 meski banyak masyarakat yang mengkritik cara tersebut. Ia mengklaim tak ada yang menyuruh pihaknya untuk menggunakan politik identitas. Menurut dia, cara tersebut tumbuh alami di lingkungan Partai Ummat. “Jadi politik identitas atau identity politics itu, saya kira panggilan alamiah,” kata Amien Rais lewat Channel YouTube Akbar Faizal Minggu (26/2/2023). #jalanhijrah #politik #politikidentitas #partaiummat
3 tahun ago
View on Instagram |
6/9
Pembantu rumah tangga adalah orang yang bekerja di dalam lingkup rumah tangga majikannya. Pekerja rumah tangga mengurus pekerjaan rumah tangga seperti memasak serta menghidangkan makanan, mencuci, membersihkan rumah, dan mengasuh anak-anak. Tetapi, karena sulit bertemu majikan terkadang membuat sebagian pembantu memakan makanan milik majikannya tanpa izin. Lantas, bagaimanakah pembantu yang mengambil makanan milik majikannya tanpa izin?

Dalam literatur kitab fikih, ditemukan beberapa keterangan yang menjelaskan mengenai keharaman menggunakan barang orang lain tanpa izin. Keharaman ini berlandaskan terhadap adanya firman Allah dan hadis Rasulullah yang melarang untuk melakukan hal tersebut. Sebagaimna dalam firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah Ayat 188 berikut.

#jalanhijrah #hijrah #fikihharian #fıkıh
•
Follow
Pembantu rumah tangga adalah orang yang bekerja di dalam lingkup rumah tangga majikannya. Pekerja rumah tangga mengurus pekerjaan rumah tangga seperti memasak serta menghidangkan makanan, mencuci, membersihkan rumah, dan mengasuh anak-anak. Tetapi, karena sulit bertemu majikan terkadang membuat sebagian pembantu memakan makanan milik majikannya tanpa izin. Lantas, bagaimanakah pembantu yang mengambil makanan milik majikannya tanpa izin? Dalam literatur kitab fikih, ditemukan beberapa keterangan yang menjelaskan mengenai keharaman menggunakan barang orang lain tanpa izin. Keharaman ini berlandaskan terhadap adanya firman Allah dan hadis Rasulullah yang melarang untuk melakukan hal tersebut. Sebagaimna dalam firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah Ayat 188 berikut. #jalanhijrah #hijrah #fikihharian #fıkıh
3 tahun ago
View on Instagram |
7/9
Pada artikel yang ditulis oleh Asma Barlas berjudul “Amina Wadud’s hermeneutics of the Qur’an: Women rereading sacred texts” mengeksplorasi pemikiran hermeneutik Amina Wadud, khususnya dalam pengulangan interpretasi atas konsep perempuan.

Amina Wadud sebagai intelektual yang mempertanyakan kesetaraan dan juga menegaskan bahwa antara laki-laki dan perempuan memiliki ekualitas yang sama, tanpa ada perbedaan apapun. Asma Barlas dalam bagian ini memasukkan Amina Wadud terhadap intelektual muslim kontemporer dan Al-Qur’an yang membentuk beberapa alasan.

#jalanhijrah #hijrah #perempuan #perempuanhijrah #pemudahijrah #aminahwadud #patriarki #patriarchy
•
Follow
Pada artikel yang ditulis oleh Asma Barlas berjudul “Amina Wadud’s hermeneutics of the Qur’an: Women rereading sacred texts” mengeksplorasi pemikiran hermeneutik Amina Wadud, khususnya dalam pengulangan interpretasi atas konsep perempuan. Amina Wadud sebagai intelektual yang mempertanyakan kesetaraan dan juga menegaskan bahwa antara laki-laki dan perempuan memiliki ekualitas yang sama, tanpa ada perbedaan apapun. Asma Barlas dalam bagian ini memasukkan Amina Wadud terhadap intelektual muslim kontemporer dan Al-Qur’an yang membentuk beberapa alasan. #jalanhijrah #hijrah #perempuan #perempuanhijrah #pemudahijrah #aminahwadud #patriarki #patriarchy
3 tahun ago
View on Instagram |
8/9
Beredar kembali flyer yang berisi peringatan satu abad runtuhnya khilafah. Keruntuhan khilafah yang dimaksud disandarkan pada runtuhnya Turki Utsmani pada 1924. Meskipun sudah banyak diterangkan, juga sudah banyak saya tulis, bahwa Turki Utsmani bukan negara Islam dan bahwa ia bukan simbol sistem khilafah, narasi pengarusutamaan Turki Utsmani sebagai khilafah terus bergema. Pelakunya, seperti biasa, adalah orang-orang HTI. Pertanyaannya, mengapa mereka ngotot?

Pada uraian-uraian yang sudah lalu, saya berulang kali menegaskan, kata “al-khilafah” adalah bahasa Arab yang berarti penggantian (al-niyabah ‘an al-ghayr) atau suksesi. Khilafah adalah predikat yang subjeknya disebut al-khalifah, orang yang mengganti atau memimpin. Dalam makna tersebut, khilafah merupakan pemerintahan secara umum dan sama sekali bukan bentuk atau sistem pemerintahan tertentu. Seluruh negara di dunia, dengan demikian, telah punya khilafahnya sendiri.

Selengkapnya klik Link Bio.

#jalanhijrah #turkiustmani #khilafah  #islam
•
Follow
Beredar kembali flyer yang berisi peringatan satu abad runtuhnya khilafah. Keruntuhan khilafah yang dimaksud disandarkan pada runtuhnya Turki Utsmani pada 1924. Meskipun sudah banyak diterangkan, juga sudah banyak saya tulis, bahwa Turki Utsmani bukan negara Islam dan bahwa ia bukan simbol sistem khilafah, narasi pengarusutamaan Turki Utsmani sebagai khilafah terus bergema. Pelakunya, seperti biasa, adalah orang-orang HTI. Pertanyaannya, mengapa mereka ngotot? Pada uraian-uraian yang sudah lalu, saya berulang kali menegaskan, kata “al-khilafah” adalah bahasa Arab yang berarti penggantian (al-niyabah ‘an al-ghayr) atau suksesi. Khilafah adalah predikat yang subjeknya disebut al-khalifah, orang yang mengganti atau memimpin. Dalam makna tersebut, khilafah merupakan pemerintahan secara umum dan sama sekali bukan bentuk atau sistem pemerintahan tertentu. Seluruh negara di dunia, dengan demikian, telah punya khilafahnya sendiri. Selengkapnya klik Link Bio. #jalanhijrah #turkiustmani #khilafah #islam
3 tahun ago
View on Instagram |
9/9
View on Instagram
  • Popular
  • Featured
Aktivis Cengeng dan Kaum Kiri di Balik Narasi September Hitam
Sep 13, 2025
Prabowo Dituntut Bentuk Tim Investigasi Dugaan Makar
Sep 05, 2025
Harmony Camp: Dari Keberagaman Menuju Harmoni Alam
Harmony Camp: Dari Keberagaman Menuju Harmoni Alam
Okt 23, 2025
Jejak Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam Memerangi Korupsi
Jejak Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam Memerangi Korupsi
Okt 17, 2025
Luka Palestina: Melawan Narasi Mitos Zionis
Luka Palestina: Melawan Narasi Mitos Zionis
Okt 07, 2025
Menafsir dalam Lingkar Kuasa: Relasi Ideologi, Agama, dan Politik dalam Tafsir Al-Qur’an
Feb 24, 2026
Bangkit, Bergerak, Berdaulat: Suara Muda untuk Bumi dan Kebijakan!
Perspektif Ulama Fiqh: Akhlak Relasi Lebih dari Sekadar Formalitas dalam Pernikahan
Feb 19, 2026
Fokus Pemulihan, Pemerintah Tambah TKD Rp10,65 Triliun bagi Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra
Feb 19, 2026
  • Beranda
  • Tentang
  • Kontak
Rabu, Mei 6, 2026
Home / Milenial / Logo Halal: Pertarungan Kemenag Vs MUI dan Gorengan Kaum Ekstrem
  • Milenial

Logo Halal: Pertarungan Kemenag Vs MUI dan Gorengan Kaum Ekstrem

Oleh Redaksi Jalan Hijrah
Tidak ada komentar
17 Maret 2022 09:05
Logo Halal: Pertarungan Kemenag Vs MUI dan Gorengan Kaum Ekstrem

Jalanhijrah.com- Logo halal baru ditetapkan oleh BPJPH (Badan Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal) Kementerian Agama dipersoalkan. Karena wajah logo halal disebut-sebut sebagai Jawa sentris dan menyerupai gulungan wayang.

Kritikan Pedas MUI

MUI mengkritik keras bahwa logo terbaru tak menampakkan ciri keindonesiaan nasionalnya. Melainkan hanya mementingkan kesukuan semata, yaitu Jawa. Juga di dalam logo tersebut kata MUI, tidak ditulis dalam Bahasa Arab. Bahkan kata halal ditulis dalam bentuk kaligrafi Bahasa Arab yang tidak jelas. Karena itu, Masyarakat awam dipastikannya tidak akan bisa membaca kata halal yang disematkan itu karena lebih mementingkan sisi artistik.

Anwar Abbas ikut berkomentar dan menganggap BPJPH tidak arif dalam mendesain label yang digunakan secara nasional, sebab di situ menurutnya tidak mencerminkan apa yang dimaksud dengan unsur keindonesiaan yang dijunjung tinggi. Termasuk terlalu mementingkan Jawaismenya. Oleh sebab itu, menurut Abbas, kata persatuan dan kesatuan serta kebersamaan di Indonesia itu memang sangat mudah untuk diucapkan, tetapi ternyata dalam fakta dan realitasnya terlalu sangat susah dan sulit untuk diwujudkan.

Sebagai wakil ketua MUI Pusat, Abbas bukan menarik kesimpulan secara sederhana. Melainkan ia sambil meledek, karena selama ini orang Kemenag sering mengatakan persatuan, kesatuan, Bhinneka Tunggal Ika, dan toleransi. Tetapi pada kenyataannya, misalnya dalam hal logo halal ini, ia terlalu Jawa sentris, sehingga menurut Abbas ia sama sekali tidak memiliki jiwa kesatuan dan jiwa Bhinneka Tunggal Ika. Sebab, jika hanya memetingkan Jawa, maka ribuan suku yang lainnya dihilangkan.

Dimanfaatkan Kaum Ekstrem

Komentar-komentar Anwar Abbas, kemudian diglorifikasi dan dijadikan sebagai argumen inti oleh kelompok-kelompok ekstrem. Bahwa Kemenag RI dan jajaran BPJH tidak mementingkan sisi syariah dan malah hanya mementingkan ornamen atau kaligrafi yang tidak patut dijadikan basis pilihan penentu oleh pemerintahan di Indonesia.

Bagi mereka, yang seharusnya menjadi inti sari dari logo halal adalah penampakan syariatisasinya karena menyangkut kehalalan banyak prodak. Tidak hanya pada makanan saja, melainkan dari berbagai produk di mana prodak-prodak tersebut semuanya akan bersinggungan secara langsung terhadap lini kehidupan umat manusia di Indonesia. Namun yang ditemui, menurut mereka, justru logo halal, hanya mementingkan gulungan dan wayang, di mana kedua tersebut, diharamkan oleh mereka.

Maka, logo halal jelas tidak diterima dan disuruh direvisi. Mereka menginginkan logo halal layaknya seperti dulu kala. Logo halal yang berbasis pada syariat dan warna yang khas, termasuk harus ada Bahasa Arab di dalamnya. Karena dengan demikian, masyarakat dapat menerima secara suka rela karena tidak ada unsur-unsur atau misi tertentu di baliknya. Hari ini, meski BPJPH Kemenag RI sudah melakukan klarifikasi, mereka termasuk MUI masih meminta logo halal ditinjau ulang alias direvisi.

Simbolisme dan Tinjauan Filosofinya

Sebagai penanda simbolik peralihan kuasa atas label halal produk dari tangan MUI ke tangan Kemenag, sebenarnya tidak ada masalah sama sekali di dalamnya. Termasuk label halal secara filosofisnya juga tidak seperti yang “dituduhkan” oleh kebanyakan orang.

Bentuk corak yang digunakan justru dari artefak-artefak budaya yang memiliki ciri khas yang merepresentasikan halal Indonesia. Gambaran filosofisnya, juga memiliki keterkaitan dengan budaya yang beragam di Indonesoa. Meski menggunakan media gunungan wayang dan batik lurik, tetapi tidak benar pula jika dikatakan jawa sentris. Karena, di luar Jawa sendiri masih banyak orang yang memakai gunungan, seperti di Bali dan Sunda, Jawa Barat.

Filosofisnya sendiri mengandung arti yang mendalam. Pertama, menurut Kemenag wayang dan batik sudah menjadi warisan Indonesia yang diakui dunia. Termasuk sudah Unesco sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya non-bendawi (intangible heritage of humanity). Kedua, menghubungkan antara ke-Indonesiaan dan ke-Islaman. Ketiga, menerangkan gunungan wayang tidak hanya digunakan di Jawa. Tradisi itu gunungan lekat dengan budaya lain di luar Jawa.

Yang Lebih Penting dari Perdebatan

Sebagai akademisi, kita dituntut untuk tidak menyuburkan perdebatan yang tidak produktif. Justru kalau bisa kita memberikan gambaran narasi dan pemeteaan yang tepat dan mencari manath khilafnya. Bagaimana pun, perdebatan yang berlangsung di publik harus diterima sebagai kepedulian publik terhadap wacana yang berkembang, demi mengembalikan marwah sertifikasi halal di Indonesia. Dan tidak perlu ditarik ke hal-hal lain, apalagi dipolitisasi sedemikian rupa sehingga yang ada hanyalah ketakindahan, ketakbijakan, bahkan nonestetik- nonadab.

Sampai di sini, yang lebih penting dari logo halal dan perdebatannya adalah, bagaimana BPJPH Kemenag RI dan MUI membuat umat di Indonesia memiliki kesadaran hidup halal agar bisa menyehatkan dan generasi penerus menjadi manusia yang sehat jasmani dan rohaninya. Bukan sekadar perdebatan dan mencari keuntungan dari label halal-haram yang tidak usai-usai.

*Penulis: Agus Wedi

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Share Article
Tag:halalHeadlineIslamlogoMilenialMilenial Islammui
Previous Article
Dokter Sunardi dan Kamuflase Teroris, Mengapa Dibela?

Dokter Sunardi dan Kamuflase Teroris, Mengapa Dibela?

Next Article

Jihad Jangan Dilahap Mentah-mentah, Umat Harus Hati-hati

Jihad Jangan Dilahap Mentah-mentah, Umat Harus Hati-hati
Redaksi Jalan Hijrah

Jalanhijrah.com adalah platform media edukasi dan informasi keislaman dan keindonesiaan yang berasaskan pada nilai-nilai moderasi dan kontranarasi.

Related Posts

Harmony Camp: Dari Keberagaman Menuju Harmoni Alam
Harmony Camp: Dari Keberagaman Menuju Harmoni Alam
23 Oktober 2025
Jejak Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam Memerangi Korupsi
Jejak Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam Memerangi Koru ...
17 Oktober 2025
Luka Palestina: Melawan Narasi Mitos Zionis
Luka Palestina: Melawan Narasi Mitos Zionis
7 Oktober 2025

Social Icons

Facebook1,000PenggemarSukaX (Twitter)1,000PengikutIkutiInstagram1,000PengikutIkutiPinterest1,000PengikutPinYoutube1,000PelangganBerlanggananTiktok1,000PengikutIkutiTelegram1,000AnggotaGabungSoundcloud1,000PengikutIkutiVimeo1,000PengikutIkutiDribbble1,000PengikutIkuti

Featured Posts

1
Menafsir dalam Lingkar Kuasa: Relasi Ideologi, Agama, dan Politik dalam Tafsir Al-Qur’an
24 Februari 2026
2Bangkit, Bergerak, Berdaulat: Suara Muda untuk Bumi dan Kebijakan!
Perspektif Ulama Fiqh: Akhlak Relasi Lebih dari Sekadar Formalitas dalam Pernikahan
19 Februari 2026
3
Fokus Pemulihan, Pemerintah Tambah TKD Rp10,65 Triliun bagi Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra
19 Februari 2026
Jalan Hijrah — situs yang membawa tema "Menuju Kosmopolitanisme Islam". Website ini menyajikan konten seputar Islam kontemporer dengan penekanan pada isu-isu kemasyarakatan, pemikiran keagamaan, dan kehidupan sehari-hari muslim di era modern. Ada unsur opini, berita, refleksi, dan diskusi yang menggambarkan bagaimana Islam dan nilai-nilainya diterapkan dalam konteks modern yang plural dan dinamis.

Instagram

Diskursus mengenai pluralisme agama sejak era tahun 2000-an hingga kini tidak pernah habis-habisnya dibahas. Bukan tanpa alasan tema itu sepi dari pembahasan dan kajian. Mengingat Indonesia dengan segala keanekaragaman ras, suku, dan agama, tak jarang sering mengalami persinggungan yang berujung pada konflik yang disertai dengan kekerasan. Sehingga pembicaraan mengenai pluralisme menjadi suatu kepastian. Walaupun wacana mengenai pluralisme banyak mengalami pertentangan, terutama oleh kaum yang tidak setuju dengannya.

Wacana pluralisme tetap saja masih menggema dan memang perlu dihadirkan di tengah-tengah kemajemukan sebuah bangsa, seperti Indonesia. Maka tidak heran jika banyak para pemikir khususnya para intelektual keagamaan yang membahas mengenai pentingnya menghadirkan pluralisme di tengah-tengah masyarakat. Salah satu pemikir yang membicarakan pentingnya pluralisme itu adalah Murad Wilfried Hoffman, seorang mualaf asal Jerman.

Selengkapnya klik Link di Bio

#jalanhijrah#hijrah #pluralisme #remajaislami #remajahijrah
•
Follow
Diskursus mengenai pluralisme agama sejak era tahun 2000-an hingga kini tidak pernah habis-habisnya dibahas. Bukan tanpa alasan tema itu sepi dari pembahasan dan kajian. Mengingat Indonesia dengan segala keanekaragaman ras, suku, dan agama, tak jarang sering mengalami persinggungan yang berujung pada konflik yang disertai dengan kekerasan. Sehingga pembicaraan mengenai pluralisme menjadi suatu kepastian. Walaupun wacana mengenai pluralisme banyak mengalami pertentangan, terutama oleh kaum yang tidak setuju dengannya. Wacana pluralisme tetap saja masih menggema dan memang perlu dihadirkan di tengah-tengah kemajemukan sebuah bangsa, seperti Indonesia. Maka tidak heran jika banyak para pemikir khususnya para intelektual keagamaan yang membahas mengenai pentingnya menghadirkan pluralisme di tengah-tengah masyarakat. Salah satu pemikir yang membicarakan pentingnya pluralisme itu adalah Murad Wilfried Hoffman, seorang mualaf asal Jerman. Selengkapnya klik Link di Bio #jalanhijrah#hijrah #pluralisme #remajaislami #remajahijrah
3 tahun ago
View on Instagram |
1/9
Bulan Sya’ban adalah satu bulan yang cukup mulia dalam kalender Hijriyah. Dimana pada bulan ini, seluruh amal ibadah manusia akan diangkat. Rasulullah sendiri banyak melakukan ibadah di bulan ini dengan memperbanyak puasa serta memohon ampunan kepada Allah. Perlu diketahui bahwa dalam bulan Sya’ban ini ada 2 orang tidak mendapat ampunan Allah Swt.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah menjelaskan bahwa pada bulan Sya’ban seluruh makhluk akan mendapatkan ampun kecuali 2 orang yaitu musyrik dan musyahin.

إِنَّ اللَّهَ لَيَطَّلِعُ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ, فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ, إِلاَّ لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ.

#jalanhijrah #hijrah #bulansyaban #syaban #taubat
•
Follow
Bulan Sya’ban adalah satu bulan yang cukup mulia dalam kalender Hijriyah. Dimana pada bulan ini, seluruh amal ibadah manusia akan diangkat. Rasulullah sendiri banyak melakukan ibadah di bulan ini dengan memperbanyak puasa serta memohon ampunan kepada Allah. Perlu diketahui bahwa dalam bulan Sya’ban ini ada 2 orang tidak mendapat ampunan Allah Swt. Dalam sebuah hadis, Rasulullah menjelaskan bahwa pada bulan Sya’ban seluruh makhluk akan mendapatkan ampun kecuali 2 orang yaitu musyrik dan musyahin. إِنَّ اللَّهَ لَيَطَّلِعُ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ, فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ, إِلاَّ لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ. #jalanhijrah #hijrah #bulansyaban #syaban #taubat
3 tahun ago
View on Instagram |
2/9
Jambi – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Subdit Bina Masyarakat, Direktorat Deradikalisasi terus melakukan program penguatan rasa nasionalisme kepada para mitra deradikalisasi atau eks narapidana terorisme (napiter). Ada empat poin penguatan nasionalisme itu adalah komitmen kebangsaan, toleransi terhadap keberagaman, menghargai budaya dan kearifan lokal, serta menjaga perdamaian.

“Pancasila bukanlah Agama dan Pancasila tidak untuk menggantikan Agama. Tetapi Pancasila adalah dasar, Pancasila adalah ideologi yang mempersatukan bangsa yang digali dari nilai-nilai luhur bangsa dan budaya” ungkap DIrektur Deradikalisasi BNPT Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhid, S.E., M.M., saat 

#jalanhijrah #hijrah #bnpt #bnptri #tolakradikalisme #antiradikalisme
•
Follow
Jambi – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Subdit Bina Masyarakat, Direktorat Deradikalisasi terus melakukan program penguatan rasa nasionalisme kepada para mitra deradikalisasi atau eks narapidana terorisme (napiter). Ada empat poin penguatan nasionalisme itu adalah komitmen kebangsaan, toleransi terhadap keberagaman, menghargai budaya dan kearifan lokal, serta menjaga perdamaian. “Pancasila bukanlah Agama dan Pancasila tidak untuk menggantikan Agama. Tetapi Pancasila adalah dasar, Pancasila adalah ideologi yang mempersatukan bangsa yang digali dari nilai-nilai luhur bangsa dan budaya” ungkap DIrektur Deradikalisasi BNPT Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhid, S.E., M.M., saat #jalanhijrah #hijrah #bnpt #bnptri #tolakradikalisme #antiradikalisme
3 tahun ago
View on Instagram |
3/9
Salah satu kelebihan yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad adalah Nabi Muhammad bisa mengetahui hal yang akan terjadi di masa mendatang. Seperti keadaan zaman akhir ini juga sudah diketahui oleh Nabi Muhammad. Dan berikut 3 peringatan Nabi Muhammad di akhir zaman kepada seluruh umat Islam di dunia.

Adapun 3 peringatan Nabi Muhammad ini terdapat dalam sebuah hadis,

يُوشِكُ أَنْ يَأْتِيَ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ لا يَبْقَى مِنَ الإِسْلامِ إِلا اسْمُهُ , وَلا يَبْقَى مِنَ الْقُرْآنِ إِلا رَسْمُهُ , مَسَاجِدُهُمْ يَوْمَئِذٍ عَامِرَةٌ , وَهِيَ خَرَابٌ مِنَ الْهُدَى , عُلَمَاؤُهُمْ شَرُّ مَنْ تَحْتَ أَدِيمِ السَّمَاءِ , مِنْ عِنْدِهِمْ تَخْرُجُ الْفِتْنَةُ , وَفِيهِمْ تَعُودُ
Artinya: “Akan datang suatu Zaman pada manusia, di mana pada waktu itu tidak tinggal Islam kecuali namanya saja. Dan tidak tinggal Al-Quran melainkan tulisannya saja, Masjid-masjid dibangun megah namun kosong dari petunjuk. Dan ulama mereka adalah makhluk yang terjelek yang berada di kolong langit, dari mulut-mulut mereka keluar fitnah dan (sungguh, fitnah) itu akan kembali kepada mereka.” [HR. Al-Baihaqi]

#jalanhijrah #hijrah #nabimuhammad #taubat
•
Follow
Salah satu kelebihan yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad adalah Nabi Muhammad bisa mengetahui hal yang akan terjadi di masa mendatang. Seperti keadaan zaman akhir ini juga sudah diketahui oleh Nabi Muhammad. Dan berikut 3 peringatan Nabi Muhammad di akhir zaman kepada seluruh umat Islam di dunia. Adapun 3 peringatan Nabi Muhammad ini terdapat dalam sebuah hadis, يُوشِكُ أَنْ يَأْتِيَ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ لا يَبْقَى مِنَ الإِسْلامِ إِلا اسْمُهُ , وَلا يَبْقَى مِنَ الْقُرْآنِ إِلا رَسْمُهُ , مَسَاجِدُهُمْ يَوْمَئِذٍ عَامِرَةٌ , وَهِيَ خَرَابٌ مِنَ الْهُدَى , عُلَمَاؤُهُمْ شَرُّ مَنْ تَحْتَ أَدِيمِ السَّمَاءِ , مِنْ عِنْدِهِمْ تَخْرُجُ الْفِتْنَةُ , وَفِيهِمْ تَعُودُ Artinya: “Akan datang suatu Zaman pada manusia, di mana pada waktu itu tidak tinggal Islam kecuali namanya saja. Dan tidak tinggal Al-Quran melainkan tulisannya saja, Masjid-masjid dibangun megah namun kosong dari petunjuk. Dan ulama mereka adalah makhluk yang terjelek yang berada di kolong langit, dari mulut-mulut mereka keluar fitnah dan (sungguh, fitnah) itu akan kembali kepada mereka.” [HR. Al-Baihaqi] #jalanhijrah #hijrah #nabimuhammad #taubat
3 tahun ago
View on Instagram |
4/9
Salah satu akun instagram yang ikut serta menyerang berkomentar dengan narasi promosi khilafah adalah @bravevoyagers . Seperti halnya akun instagram @muslimahmediacenter, @muslimahnews, ia tidak ragu untuk mempromosikan khilafah sebagai ideologi yang harus bangkit di Indonesia. masalah toleransi, misalnya, @bravevoyagers membuat postingan semacam ini.

Umat ​​Islam nggak usah diajarin toleransi. 150.000 orang Yahudi yang terusir dari Andalusia pernah diselamatkan oleh Muhammad Al-Fatih. Beliau memberikan tempat reservasi di Bukit Gelata untuk mereka. cek buku The Just Enjoy Their Golden Age Under Islam in Andalusia karya Karen Amstrong. Jadi tidak ada masalah sama sekali terkait perbedaan agama yang ada, apalagi Islam saat itu menguasai Andalusia, Portugal, Spanyol sekitar 7 abad. Maka takut khilafah itu overthinking aja sih, Atau punya ‘kepentingan’ & memfitnah.

#jalanhijrah #hijrah #tolakkhilafah
•
Follow
Salah satu akun instagram yang ikut serta menyerang berkomentar dengan narasi promosi khilafah adalah @bravevoyagers . Seperti halnya akun instagram @muslimahmediacenter, @muslimahnews, ia tidak ragu untuk mempromosikan khilafah sebagai ideologi yang harus bangkit di Indonesia. masalah toleransi, misalnya, @bravevoyagers membuat postingan semacam ini. Umat ​​Islam nggak usah diajarin toleransi. 150.000 orang Yahudi yang terusir dari Andalusia pernah diselamatkan oleh Muhammad Al-Fatih. Beliau memberikan tempat reservasi di Bukit Gelata untuk mereka. cek buku The Just Enjoy Their Golden Age Under Islam in Andalusia karya Karen Amstrong. Jadi tidak ada masalah sama sekali terkait perbedaan agama yang ada, apalagi Islam saat itu menguasai Andalusia, Portugal, Spanyol sekitar 7 abad. Maka takut khilafah itu overthinking aja sih, Atau punya ‘kepentingan’ & memfitnah. #jalanhijrah #hijrah #tolakkhilafah
3 tahun ago
View on Instagram |
5/9
.Jakarta – Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais menegaskan partainya akan tetap menerapkan permainan politik identitas pada Pilpres 2024 meski banyak masyarakat yang mengkritik cara tersebut.

Ia mengklaim tak ada yang menyuruh pihaknya untuk menggunakan politik identitas. Menurut dia, cara tersebut tumbuh alami di lingkungan Partai Ummat.

“Jadi politik identitas atau identity politics itu, saya kira panggilan alamiah,” kata Amien Rais lewat Channel YouTube Akbar Faizal Minggu (26/2/2023).
#jalanhijrah #politik #politikidentitas #partaiummat
•
Follow
.Jakarta – Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais menegaskan partainya akan tetap menerapkan permainan politik identitas pada Pilpres 2024 meski banyak masyarakat yang mengkritik cara tersebut. Ia mengklaim tak ada yang menyuruh pihaknya untuk menggunakan politik identitas. Menurut dia, cara tersebut tumbuh alami di lingkungan Partai Ummat. “Jadi politik identitas atau identity politics itu, saya kira panggilan alamiah,” kata Amien Rais lewat Channel YouTube Akbar Faizal Minggu (26/2/2023). #jalanhijrah #politik #politikidentitas #partaiummat
3 tahun ago
View on Instagram |
6/9
Pembantu rumah tangga adalah orang yang bekerja di dalam lingkup rumah tangga majikannya. Pekerja rumah tangga mengurus pekerjaan rumah tangga seperti memasak serta menghidangkan makanan, mencuci, membersihkan rumah, dan mengasuh anak-anak. Tetapi, karena sulit bertemu majikan terkadang membuat sebagian pembantu memakan makanan milik majikannya tanpa izin. Lantas, bagaimanakah pembantu yang mengambil makanan milik majikannya tanpa izin?

Dalam literatur kitab fikih, ditemukan beberapa keterangan yang menjelaskan mengenai keharaman menggunakan barang orang lain tanpa izin. Keharaman ini berlandaskan terhadap adanya firman Allah dan hadis Rasulullah yang melarang untuk melakukan hal tersebut. Sebagaimna dalam firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah Ayat 188 berikut.

#jalanhijrah #hijrah #fikihharian #fıkıh
•
Follow
Pembantu rumah tangga adalah orang yang bekerja di dalam lingkup rumah tangga majikannya. Pekerja rumah tangga mengurus pekerjaan rumah tangga seperti memasak serta menghidangkan makanan, mencuci, membersihkan rumah, dan mengasuh anak-anak. Tetapi, karena sulit bertemu majikan terkadang membuat sebagian pembantu memakan makanan milik majikannya tanpa izin. Lantas, bagaimanakah pembantu yang mengambil makanan milik majikannya tanpa izin? Dalam literatur kitab fikih, ditemukan beberapa keterangan yang menjelaskan mengenai keharaman menggunakan barang orang lain tanpa izin. Keharaman ini berlandaskan terhadap adanya firman Allah dan hadis Rasulullah yang melarang untuk melakukan hal tersebut. Sebagaimna dalam firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah Ayat 188 berikut. #jalanhijrah #hijrah #fikihharian #fıkıh
3 tahun ago
View on Instagram |
7/9
Pada artikel yang ditulis oleh Asma Barlas berjudul “Amina Wadud’s hermeneutics of the Qur’an: Women rereading sacred texts” mengeksplorasi pemikiran hermeneutik Amina Wadud, khususnya dalam pengulangan interpretasi atas konsep perempuan.

Amina Wadud sebagai intelektual yang mempertanyakan kesetaraan dan juga menegaskan bahwa antara laki-laki dan perempuan memiliki ekualitas yang sama, tanpa ada perbedaan apapun. Asma Barlas dalam bagian ini memasukkan Amina Wadud terhadap intelektual muslim kontemporer dan Al-Qur’an yang membentuk beberapa alasan.

#jalanhijrah #hijrah #perempuan #perempuanhijrah #pemudahijrah #aminahwadud #patriarki #patriarchy
•
Follow
Pada artikel yang ditulis oleh Asma Barlas berjudul “Amina Wadud’s hermeneutics of the Qur’an: Women rereading sacred texts” mengeksplorasi pemikiran hermeneutik Amina Wadud, khususnya dalam pengulangan interpretasi atas konsep perempuan. Amina Wadud sebagai intelektual yang mempertanyakan kesetaraan dan juga menegaskan bahwa antara laki-laki dan perempuan memiliki ekualitas yang sama, tanpa ada perbedaan apapun. Asma Barlas dalam bagian ini memasukkan Amina Wadud terhadap intelektual muslim kontemporer dan Al-Qur’an yang membentuk beberapa alasan. #jalanhijrah #hijrah #perempuan #perempuanhijrah #pemudahijrah #aminahwadud #patriarki #patriarchy
3 tahun ago
View on Instagram |
8/9
Beredar kembali flyer yang berisi peringatan satu abad runtuhnya khilafah. Keruntuhan khilafah yang dimaksud disandarkan pada runtuhnya Turki Utsmani pada 1924. Meskipun sudah banyak diterangkan, juga sudah banyak saya tulis, bahwa Turki Utsmani bukan negara Islam dan bahwa ia bukan simbol sistem khilafah, narasi pengarusutamaan Turki Utsmani sebagai khilafah terus bergema. Pelakunya, seperti biasa, adalah orang-orang HTI. Pertanyaannya, mengapa mereka ngotot?

Pada uraian-uraian yang sudah lalu, saya berulang kali menegaskan, kata “al-khilafah” adalah bahasa Arab yang berarti penggantian (al-niyabah ‘an al-ghayr) atau suksesi. Khilafah adalah predikat yang subjeknya disebut al-khalifah, orang yang mengganti atau memimpin. Dalam makna tersebut, khilafah merupakan pemerintahan secara umum dan sama sekali bukan bentuk atau sistem pemerintahan tertentu. Seluruh negara di dunia, dengan demikian, telah punya khilafahnya sendiri.

Selengkapnya klik Link Bio.

#jalanhijrah #turkiustmani #khilafah  #islam
•
Follow
Beredar kembali flyer yang berisi peringatan satu abad runtuhnya khilafah. Keruntuhan khilafah yang dimaksud disandarkan pada runtuhnya Turki Utsmani pada 1924. Meskipun sudah banyak diterangkan, juga sudah banyak saya tulis, bahwa Turki Utsmani bukan negara Islam dan bahwa ia bukan simbol sistem khilafah, narasi pengarusutamaan Turki Utsmani sebagai khilafah terus bergema. Pelakunya, seperti biasa, adalah orang-orang HTI. Pertanyaannya, mengapa mereka ngotot? Pada uraian-uraian yang sudah lalu, saya berulang kali menegaskan, kata “al-khilafah” adalah bahasa Arab yang berarti penggantian (al-niyabah ‘an al-ghayr) atau suksesi. Khilafah adalah predikat yang subjeknya disebut al-khalifah, orang yang mengganti atau memimpin. Dalam makna tersebut, khilafah merupakan pemerintahan secara umum dan sama sekali bukan bentuk atau sistem pemerintahan tertentu. Seluruh negara di dunia, dengan demikian, telah punya khilafahnya sendiri. Selengkapnya klik Link Bio. #jalanhijrah #turkiustmani #khilafah #islam
3 tahun ago
View on Instagram |
9/9
View on Instagram
Copyright © 2026 | Powered by Majalah Berita X
%d