Menu

Mode Gelap

Fikih Harian · 12 Jun 2022 09:00 WIB ·

Bagaimana Hukum Islam Membuat Konten yang Membahayan Diri dan Orang Lain?


					Bagaimana Hukum Islam Membuat Konten yang Membahayan Diri dan Orang Lain? Perbesar

Jalanhijrah.com – Aksi remaja yang sengaja menghalang laju truk di jalan, semakin hari, semakin meresahkan. Tindakan mereka benar-benar tidak patut dicontoh dan dibudayakan remaja saat ini. Apalagi, hal tersebut mereka lakukan hanya ingin memenuhi hasratnya untuk membuat sebuah konten di media sosial. (Kompas.com 5/06/2022)

Sudah banyak nyawa yang melayang karena kejadian yang tidak berfaedah itu. Umur mereka yang rata-rata masih muda seharusnya bisa digunakan untuk hal-hal yang positif, seperti belajar dengan sungguh-sungguh atau membantu meringankan kerja kedua orang tua. Bukan malah melakukan hal yang membahayakan diri sendiri dan juga dapat membuat keluarga mereka sedih jika kejadian mengenaskan itu terjadi pada keluarga mereka.

Jika dilihat dari tujuan mereka yang berani menghalangi laju truk, sebenarnya ada berbagai macam,alasan, seperti ingin viral, ingin terlihat lebih keren dari yang lain atau ingin mendapat uang dari sebuah konten. Jika tujuan mereka ingin mendapatkan uang dari perilaku yang membahayakan itu, maka hal itu jelas dilarang oleh Allah SWT.

Dalam Islam, agama yang mengatur seluruh lini kehidupan, hal mendasar seperti bekerja demi mendapatkan uang juga diatur dengan baik oleh Allah SWT. Tentu mencari uang harus dengan jalan yang halal dan baik. Allah SWT juga menyuruh kepada hambanya untuk menjaga diri dari berbagai bentuk ancaman yang membahayakan diri sendiri dan orang lain. Misal saja, dalam QS. al-Baqarah ayat 195 yang berbunyi,

Baca Juga  Hukum Hewan Kurban yang Belum Disembelih Hingga Lewat Hari Tasyriq

وَاَنْفِقُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَلَا تُلْقُوْا بِاَيْدِيْكُمْ اِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَاَحْسِنُوْا ۛ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ

Artinya: “Dan infakkanlah (hartamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu jatuhkan (diri sendiri) ke dalam kebinasaan dengan tangan sendiri, dan berbuatbaiklah. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.”

Di ayat yang lain, Allah SWT juga berfirman dalam surat an-Nisa ayat 29 yang berbunyi,

وَلَا تَقْتُلُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمً

Artinya: “Janganlah kalian membunuh diri kalian sendiri, sesungguhnya Allah menyayangi kalian.”

Dari kedua ayat diatas sudah jelas bahwa, melakukan sesuatu yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain adalah hal yang dilarang oleh Allah SWT. Perilaku menghalang laju truk yang berjalan adalah sebuah kebodohan yang tidak didasari dengan pengetahuan. Maka perlu bagi orang tua, guru dan remaja yang kebanyakan dari mereka melakukan itu harus sadar akan peranannya masing-masing.

Orang tua sebagai pengawah harus lebih cermat lagi mengawasi tindakan anak-anaknya. Sebagai guru juga harus memberikan pengertian, pemahaman tentang mana hal yang baik dan buruk. Untuk para remaja yang saat ini sedang bebas berekspresi harus lebih tahu diri akan hal-hal yang membahayakan bagi diri sendiri. Banyak orang yang masih menaruh harapan besar pada kalian, maka manfaatkanlah waktu sebaik mungkin untuk hal-hal yang positif dan produktif tanpa membahayakan diri sendiri dan orang lain. Wallahu a’alm bishowab.

Muhammad Firdaus

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Tafsir Ahkam: Hukum Menggunakan Kafan Selain Putih

2 Februari 2023 - 12:00 WIB

Tafsir Ahkam: Hukum Menggunakan Kafan Selain Putih

Merasa Takut Dengan Malam Hari, Baca Doa Rasulullah Berikut Ini

1 Februari 2023 - 12:00 WIB

Merasa Takut Dengan Malam Hari, Baca Doa Rasulullah Berikut Ini

Memahami Hadits Harus Kontekstual (Tak Hanya Tekstual)

29 Januari 2023 - 15:00 WIB

Memahami Hadits Harus Kontekstual (Tak Hanya Tekstual)

Khotbah Rasulullah Ketika Memasuki Bulan Rajab

27 Januari 2023 - 14:12 WIB

Khotbah Rasulullah Ketika Memasuki Bulan Rajab

Hukum Mencetak Buku Yasin Untuk Orang Yang Meninggal Dunia

26 Januari 2023 - 14:00 WIB

Hukum Mencetak Buku Yasin Untuk Orang Yang Meninggal Dunia

Ingin Punya Istana di Surga, Perbanyak Bersedekah Di Bulan Rajab

24 Januari 2023 - 15:00 WIB

Ingin Punya Istana di Surga, Perbanyak Bersedekah Di Bulan Rajab
Trending di Fikih Harian