Menu

Mode Gelap

News · 25 Jul 2022 12:00 WIB ·

Jokowi Memiliki Legacy Tegas Memberantas Radikalisme dan Terorisme


					Jokowi Memiliki Legacy Tegas Memberantas Radikalisme dan Terorisme Perbesar

Jalanhijrah.com Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) diusulkan sebagai Bapak Pemuda Indonesia. Alasannya, Presiden Jokowi memberikan banyak kesempatan kepada generasi muda, khususnya berani mengangkat dan memberikan tanggung jawab sebagai menteri ataupun staf khusus Presiden kepada anak muda.

“Beliau pemimpin yang sederhana, simple, dan berani ambil risiko. Di antaranya pemindahan ibu kota negara, pendirian BPIP, langkah tegas memberantas terorisme dan radikalisme, transformasi digital, dan pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, bandara, dan pelabuhan,” ujar Bendahara Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin dalam diskusi bertema ‘Pemuda Bertanya: Apa Legacy Jokowi?’ di Jakarta, Sabtu (23/7/2022).

Menurutnya, hal itu dilakukan Jokowi di tengah goncangan besar tata dunia baik melalui perang global maupun transformasi teknologi yang berdampak pada semua tatanan yang ada. Addin juga menjelaskan rencana tindak lanjut dari pertemuan pemuda lintas agama.

Kegiatan diskusi publik merupakan rangkaian dari kegiatan besar forum lintas agama yang akan diselenggarakan di berbagai daerah dengan tujuan memperkuat moderasi beragama, menjaga persatuan, dan membangun kolaborasi pengembangan sumberdaya manusia lintas agama.

“Dalam hal ini, peran anak-anak muda lintas agama tentu sangat penting dalam menjaga persatuan atas keragaman dan kebhinekaan,” katanya. Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto menambahkan penyematan tersebut sama halnya dengan sejumlah mantan presiden yang lainnya.

“Saya berharap Pak Jokowi kita sematkan seperti Presiden Soekarno dengan Bapak Proklamator, Soeharto disematkan sebagai Bapak Pembangunan, Habibie disematkan sebagai Bapak Teknologi. Saya harap Pak Jokowi menegasikan diri sebagai legacy yang berkepanjangan adalah sebagai Bapak Pemuda Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga  Khilafah Membawa Kehancuran Dunia?

Pria yang akrab disapa Cak Nanto ini menyampaikan kepemimpinan Jokowi menjadi inspirasi untuk semua anak muda Indonesia. Jokowi berani dalam mengambil keputusan dan dapat merangkul lawan politiknya. Pilpres 2019 lalu, menurut Cak Nanto, terlihat begitu menguji adrenalin namun Jokowi mampu membawa suasana damai dan nyaman.

Bahkan ia merangkul Prabowo dan Sandiaga Uno menjadi kabinet dalam pemerintahannnya. Jokowi tidak menganggap itu sebagai lawan tetapi menjadikannya sebagai rekan kerja untuk membangun Indonesia.

“Saya apresiasi Jokowi menempatkan anak muda, menjadi menteri ataupun staf khusus Presiden, tapi saya lebih apresiasi kalau menempatkan anak muda pada tempatnya yang sesuai dengan kemampuannya. Yang paling pas, beliau menempatkan Gus Yaqut sebagai Menag,” demikian Cak Nanto mencontohkan.

Torehan lain juga diungkapkan Sahat Martin Philip Sinurat, Sekretaris Umum DPP GAMKI. Ia membeberkan warisan Jokowi dalam sejarah adalah sebagai seorang warga sipil yang berhasil terpilih menjadi Presiden Indonesia.

“Ada legacy yang tidak bisa dilupakan sama sekali. Pak Jokowi, yang bukan siapa-siapa, yang tidak memiliki darah ningrat, berasal dari rakyat sipil, baik keluarga beliau dan isterinya, namun bisa menjadi Presiden Republik Indonesia melalui Pemilu langsung. Menjadi inspirasi bagi kita, bahwa untuk menjadi pemimpin siapa saja bisa, dan tidak harus pemilik partai atau berdarah ningrat,” lanjut Sahat.

Namun, kata Sahat, program dan kebijakan yang dicanangkan oleh Jokowi terkadang tidak bisa dilanjutkan atau dijalankan oleh jajaran pejabat lainnya, baik di tingkat pusat, ataupun daerah, bahkan sampai ke tingkat desa.

Baca Juga  Abu Hatim ar-Raazi, Berjalan Ribuan Kilometer untuk Menuntut Ilmu

“Di sini peran organisasi pemuda lintas agama, menyiapkan, mengkader para pemimpin muda ke depan. Oleh karena itu, salah satu program berkelanjutan yang akan kita lakukan adalah Pemuda Negarawan Lintas Agama Menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Salurkan Dana untuk Hizbullah, Pengusaha Lebanon Dijatuhi Sanksi AS

26 Januari 2023 - 10:00 WIB

Salurkan Dana untuk Hizbullah, Pengusaha Lebanon Dijatuhi Sanksi AS

4 Fakta Penangkapan Tersangka Teroris Jaringan ISIS di Sleman

24 Januari 2023 - 12:00 WIB

https://www.harakatuna.com/4-fakta-penangkapan-tersangka-teroris-jaringan-isis-di-sleman.html

Inilah Poin-Poin Keputusan Induk Hasil Muktamar ke-48 Muhammadiyah

23 November 2022 - 15:00 WIB

Inilah Poin-Poin Keputusan Induk Hasil Muktamar ke-48 Muhammadiyah

Laporan The New Muslim Consumer: Bagaimana Meningkatnya Ketaatan Membentuk Ulang Pola Konsumsi Muslim di Asia Tenggara?

20 November 2022 - 15:00 WIB

Laporan The New Muslim Consumer: Bagaimana Meningkatnya Ketaatan Membentuk Ulang Pola Konsumsi Muslim di Asia Tenggara?

Muhammadiyah-NU: Sibling Rivalry Tapi Saling Menyayangi

19 November 2022 - 12:00 WIB

Muhammadiyah-NU: Sibling Rivalry Tapi Saling Menyayangi

Erdogan Duga Serangan Bom di Beyoglu Istanbul Mengarah ke Terorisme

14 November 2022 - 09:00 WIB

Erdogan Duga Serangan Bom di Beyoglu Istanbul Mengarah ke Terorisme
Trending di News