Menu

Mode Gelap

Keluarga · 9 Okt 2021 08:00 WIB ·

Mentalak Istri Dengan Chat-an Menurut Hukum Islam?


					Mentalak Istri Dengan Chat-an Menurut Hukum Islam? Perbesar

Jalanhijrah.com-Apabila seorang suami menuliskan pesan talak sharih atau talak kinayah kepada istrinya dichatingan ataupun ditulis di atas kertas, maka dalam hal ini dikembalikan kepada niatnya si suami ketika ia menuliskan pesan tersebut. Sehingga ketika si suami menuliskan pesan talak tersebut tidak ada niatan untuk mentalak, maka tulisannya menjadi sia-sia, karena tulisan tersebut masih memungkinkan terhadap selain maksud talak, seperti mencoba-coba mengetik, berhikayat dan lain-lain.

Akan tetapi ketika si suami menuliskan pesan tersebut memang sedari awal berniat untuk mentalak istrinya, maka talaknya terjadi menurut qaul al-adhar. Sebagaimana yang dijelaskan oleh Imam an-Nawawi didalam kitab Minhajut Thalibin [hal : 106]

ولو كتب ناطق طلاقا ولم ينوه فلغو وإن نواه فالأظهر وقوعه

Artinya : “Dan andaikan ada orang yang menulis talak dan dia tidak berniat untuk mentalak maka sia-sia, namun jikalau berniat untuk mentalak maka menurut pendapat al-adhar ialah talaknya terjadi.”

Dihukumi sia-sia pada kasus di atas yang dimaksud ialah talaknya tidak terjadi. Dengan catatan selama orang yang menulis talak tersebut tidak melafalkan dengan suaranya, baik ketika dia sedang menulis atau setelah menulis kata-kata talak tersebut. Sebagaimana keterangan Syaikh Zainuddin bin Abdul Aziz al-Malibari dalam kitabnya Fathul Mu’in, jilid :4 /hal :16

لو كتب صريح طلاق أو كنايته ولم ينو إيقاع الطلاق فلغو ما لم يتلفظ حال الكتابة أو بعدها بصريح ما كتبه

Baca Juga  Jadilah Mukmin Sejati dengan Menghormati Wanita

Artinya : “Andaikan ada orang menulis talak sharih atau talak kinayah dan dia tidak berniat kepada jatuhnya talak, maka talaknya sia-sia selama dia tidak melafalkan ketika menulis atau setelah menulisnya dengan tulisan talak sharih.”

Dari keterangan Syaikh Zainuddin bin Abdul Aziz al-Malibari bisa dipahami bahwasanya bagi orang yang menulis talak sharih ataupun talak kinayah dengan melafalkan tulisannya maka talaknya terjadi (sah) sekalipun tidak dibarengi dengan niat. sebagaimana yang dijelaskan dalam kitab Hasyiah I’anatut Thalibin, juz :4/hal :21 sebagai komentar dari kitab Fathul Mu’in

وخرج به ما لو تلفظ به مع عدم النية فإنه يقع

Artinya : “apabila melafalkan talak disamping tidak adanya niat talak maka talaknya terjadi.”

Jadi dari penjelasan diatas bagi orang yang menuliskan pesan talak pada istrinya, maka masih tergantung pada niatnya. Dengan rincian apabila ketika menulis dia berniat mentalak maka terjadilah talak dan bila sebaliknya maka tidak terjadi talak. Begitupula bila dipandang dari aspek melafalkan atau tidaknya terhadap tulisan talak tersebut. Sehingga dianggap terjadi talak bila melafalkan tulisan talak, baik melafalkan di saat menulisnya maupun setelah menulisnya.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Dominasi Ibu Mengkooptasi Anggota Keluarga: Telaah Pendidikan Keluarga dalam Kasus Terorisme

2 Februari 2023 - 10:00 WIB

Dominasi Ibu Mengkooptasi Anggota Keluarga: Telaah Pendidikan Keluarga dalam Kasus Terorisme

Bila Anak Bertanya: Boleh Nggak Berteman dengan Non-Muslim?

20 Januari 2023 - 12:00 WIB

Bila Anak Bertanya: Boleh Nggak Berteman dengan Non-Muslim?

Pendapat Ibn Asyur tentang Hadis Pemukulan Anak

4 Januari 2023 - 12:00 WIB

Pendapat Ibn Asyur tentang Hadis Pemukulan Anak

Mengenal Rumah Tangga Khadijah Sebelum dengan Baginda Nabi

3 Januari 2023 - 12:00 WIB

Mengenal Rumah Tangga Khadijah Sebelum dengan Baginda Nabi

Ekosistem Keluarga: Pendidikan Utama Membangun Empati Anak dengan Lingkungan

28 November 2022 - 12:00 WIB

Ekosistem Keluarga: Pendidikan Utama Membangun Empati Anak dengan Lingkungan

Ini Akibatnya Jika Durhaka Kepada Orang Tua!

13 Oktober 2022 - 15:00 WIB

Ini Akibatnya Jika Durhaka Kepada Orang Tua!
Trending di Keluarga