Menu

Mode Gelap

News · 16 Jul 2022 15:01 WIB ·

Menkopolhukam Minta Petinggi Polri Dalami Kasus Baku Tembak di Kediaman Ferdy Sambo


					Menkopolhukam Minta Petinggi Polri Dalami Kasus Baku Tembak di Kediaman Ferdy Sambo Perbesar

Jalanhijrah.com. Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menilau insiden baku tembak antarpolisi di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo sarat kejanggalan.

Mahfud MD menyampaikan analisisnya melalui akunnya di Instagram, Rabu (13/7). Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) tersebut menganggap Polri tidak memberikan penjelasan yang jelas soal peristiwa yang terjadi pada Jumat (8/7) itu.

“Kasus itu memang tak bisa dibiarkan mengalir begitu saja karena banyak kejanggalan yang muncul pada penanganan maupun penjelasan Polri sendiri yang tidak jelas hubungan antara sebab dan akibat setiap rantai peristiwanya,” ujar Mahfud.

Oleh karena itu, Mahfud meminta Sekretaris Kompolnas Irjen (Purn) Benny J. Mamoto bergerak mencari info soal penanganan kasus tersebut.

“Saya sudah berpesan kepada Sekretaris Kompolnas Benny J. Mamoto untuk aktif menelisik kasus ini guna membantu Polri membuat perkara menjadi terang,” tutur eks ketua Mahkamah Konstitusi.

Insiden berdarah di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo menjadi sorotan luas. Mabes Polri baru merilis kasus itu pada Senin (11/7).

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengungkapkan insiden baku tembak itu melibatkan Bharada E dan Brigadir J atau Nopryansah Yosua Hutabarat.

Ramadhan mengatakan penembakan itu bermula ketika Brigadir J memasuki kamar pribadi Irjen Ferdy Sambo.

Menurut polisi, J melecehkan istri Irjen Ferdy, Putri Candrawathi, yang sedang beristirahat.

Baca Juga  Kafa’ah Sebagai Bentuk Keadilan untuk Perempuan

“Lalu, Brigadir J menodongkan pistol ke kepala istri Kadiv Propam,” kata Ramadhan.

Konon Putri langsung berteriak minta tolong. “Akibat teriakan tersebut, Brigadir J panik dan keluar dari kamar,” tutur Ramadhan.

Syahdan, Bharada E yang sedang berada di rumah tersebut langsung mendatangi kamar Irjen Ferdy Sambo dan bertemu dengan Brigadir J.

Saat itu, Bharada E bertanya kepada Brigadir J mengenai peristiwa yang terjadi. Bukannya menjawab, Brigadir J malah menembak Bharada E.

“Akibat tembakan itu, terjadilah saling tembak dan menyebabkan Brigadir J meninggal dunia,” kata mantan Kapolres Palu tersebut.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Salurkan Dana untuk Hizbullah, Pengusaha Lebanon Dijatuhi Sanksi AS

26 Januari 2023 - 10:00 WIB

Salurkan Dana untuk Hizbullah, Pengusaha Lebanon Dijatuhi Sanksi AS

4 Fakta Penangkapan Tersangka Teroris Jaringan ISIS di Sleman

24 Januari 2023 - 12:00 WIB

https://www.harakatuna.com/4-fakta-penangkapan-tersangka-teroris-jaringan-isis-di-sleman.html

Inilah Poin-Poin Keputusan Induk Hasil Muktamar ke-48 Muhammadiyah

23 November 2022 - 15:00 WIB

Inilah Poin-Poin Keputusan Induk Hasil Muktamar ke-48 Muhammadiyah

Laporan The New Muslim Consumer: Bagaimana Meningkatnya Ketaatan Membentuk Ulang Pola Konsumsi Muslim di Asia Tenggara?

20 November 2022 - 15:00 WIB

Laporan The New Muslim Consumer: Bagaimana Meningkatnya Ketaatan Membentuk Ulang Pola Konsumsi Muslim di Asia Tenggara?

Muhammadiyah-NU: Sibling Rivalry Tapi Saling Menyayangi

19 November 2022 - 12:00 WIB

Muhammadiyah-NU: Sibling Rivalry Tapi Saling Menyayangi

Erdogan Duga Serangan Bom di Beyoglu Istanbul Mengarah ke Terorisme

14 November 2022 - 09:00 WIB

Erdogan Duga Serangan Bom di Beyoglu Istanbul Mengarah ke Terorisme
Trending di News