Menu

Mode Gelap

Fikih Harian · 20 Feb 2022 12:00 WIB ·

Meminang Wanita yang Masih dalam Masa Iddah, Bolehkah?


					Meminang Wanita yang Masih dalam Masa Iddah, Bolehkah? Perbesar

Jalanhijrah.com – Meminang atau melamar merupakan salah satu proses awal yang akan dilalui seseorang sebelum sampai pada tahap pernikahan. Umumnya, pada proses meminang, seorang pria akan menyampaikan keinginannya untuk mengajak seorang wanita menikah dan nantinya pihak wanita akan memutuskan untuk menerima atau menolaknya.

Berkaitan dengan meminang, hal menarik yang kemudian menjadi pertanyaan adalah apakah semua wanita bisa dipinang, termasuk para wanita yang masih dalam masa iddah?

Hakikatnya, wanita yang masih dalam masa iddah, baik karena ditinggal mati suaminya atau karena ditalak, maka tidak boleh dipinang. Namun, hal yang perlu menjadi catatan adalah khusus untuk kasus wanita yang berada dalam masa iddah akibat kematian dan perceraian yang tidak membolehkan lagi ia rujuk kepada mantan suaminya, maka seorang pria bisa melakukan pinangan dengan cara sindiran.

Hal tersebut sesuai dengan firman Allah swt dalam al-Qur’an surah al-Baqarah ayat 235:

وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ فِيمَا عَرَّضْتُمْ بِهِ مِنْ خِطْبَةِ النِّسَاءِ أَوْ أَكْنَنْتُمْ فِي أَنْفُسِكُمْ ۚ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ سَتَذْكُرُونَهُنَّ وَلَٰكِنْ لَا تُوَاعِدُوهُنَّ سِرًّا إِلَّا أَنْ تَقُولُوا قَوْلًا مَعْرُوفًا ۚ وَلَا تَعْزِمُوا عُقْدَةَ النِّكَاحِ حَتَّىٰ يَبْلُغَ الْكِتَابُ أَجَلَهُ ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي أَنْفُسِكُمْ فَاحْذَرُوهُ ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَفُورٌ حَلِيمٌ

“Dan tidak ada dosa bagi kamu meminang wanita-wanita itu dengan sindiran atau kamu menyembunyikan (keinginan mengawini mereka) dalam hatimu. Allah mengetahui bahwa kamu akan menyebut-nyebut mereka. Tetapi janganlah kamu mengadakan janji kawin dengan mereka secara rahasia, kecuali sekedar mengucapkan (kepada mereka) perkataan yang ma’ruf. Dan janganlah kamu berazam (bertetap hati) untuk beraqad nikah, sebelum habis ‘iddahnya. Dan ketahuilah bahwasanya Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu; maka takutlah kepada-Nya, dan ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.”

Berdasarkan penjelasan ayat tersebut, maka seorang pria boleh menunjukkan keinginannya untuk meminang wanita yang dalam masa iddah kematian dan talak tiga dengan cara sindiran. Sementara itu, dia baru boleh menikahi wanita tersebut apabila masa iddahnya sudah berakhir.

Baca Juga  Inilah Hukum Menyambung Rambut Bagi Perempuan

Dalam hal ini, empat bulan sepuluh hari bagi wanita yang ditinggal mati dalam keadaan tidak hamil. Adapun jika hamil maka iddahnya sampai melahirkan. Kemudian, bagi wanita yang ditalak tiga maka masa iddahnya hanya sekali haid.

Adapun bagi wanita yang berada dalam talak raj’i sama sekali tidak boleh dipinang, baik secara sindiran apalagi secara terang-terangan. Hal itu karena pada talak raj’i status wanita dianggap bersuami karena masih adanya kebolehan untuk melakukan rujuk selama masa iddah belum selesai.

Oleh karena itu, apabila seorang pria berkeinginan untuk menjadikannya istri, maka dia hanya boleh melakukan pinangan setelah masa iddahnya benar-benar selesai, yaitu tiga kali haid. Penjelasan tersebut selaras dengan Instruksi Presiden No. 1 Tahun 1991 tentang Penyebarluasan Kompilasi Hukum Islam.

Dalam hal ini, Pasal 12 ayat (1) KHI dijelaskan bahwa peminangan dapat dilakukan terhadap seorang wanita yang masih perawan atau terhadap janda yang telah habis masa iddahnya. Kemudian, Pasal 12 ayat (2) KHI dinyatakan bahwa wanita yang ditalak suami yang masih berada dalam masa iddah raj’i, haram dan dilarang untuk dipinang.

Dengan demikian, seseorang sebaiknya tidak perlu terlalu terburu-buru. Sebab, dalam meminang ada aturan-aturan yang harus dipatuhi, termasuk persoalan mengenai wanita yang boleh dan tidak boleh dipinang. Jangan sampai niat awal sudah baik untuk melangkah ke jenjang pernikahan, tetapi akhirnya ternodai oleh proses meminang yang tidak sesuai syariat. Wallahu a’lam

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Tafsir Ahkam: Hukum Menggunakan Kafan Selain Putih

2 Februari 2023 - 12:00 WIB

Tafsir Ahkam: Hukum Menggunakan Kafan Selain Putih

Merasa Takut Dengan Malam Hari, Baca Doa Rasulullah Berikut Ini

1 Februari 2023 - 12:00 WIB

Merasa Takut Dengan Malam Hari, Baca Doa Rasulullah Berikut Ini

Memahami Hadits Harus Kontekstual (Tak Hanya Tekstual)

29 Januari 2023 - 15:00 WIB

Memahami Hadits Harus Kontekstual (Tak Hanya Tekstual)

Khotbah Rasulullah Ketika Memasuki Bulan Rajab

27 Januari 2023 - 14:12 WIB

Khotbah Rasulullah Ketika Memasuki Bulan Rajab

Hukum Mencetak Buku Yasin Untuk Orang Yang Meninggal Dunia

26 Januari 2023 - 14:00 WIB

Hukum Mencetak Buku Yasin Untuk Orang Yang Meninggal Dunia

Ingin Punya Istana di Surga, Perbanyak Bersedekah Di Bulan Rajab

24 Januari 2023 - 15:00 WIB

Ingin Punya Istana di Surga, Perbanyak Bersedekah Di Bulan Rajab
Trending di Fikih Harian