jalanhijrah.com – Keputusan Ashanty untuk mengenakan hijab setelah menunaikan ibadah haji menjadi salah satu perubahan besar dalam perjalanan hidupnya. Meski telah mantap menutup aurat, istri Anang Hermansyah tersebut mengakui bahwa proses hijrah yang dijalaninya tidak selalu mudah.
Ashanty mengungkapkan bahwa dirinya masih harus beradaptasi dengan penampilan dan kebiasaan baru. Dalam beberapa kesempatan, ia sempat mengalami pergulatan batin ketika melihat kembali foto-foto lama maupun koleksi pakaian yang belum pernah dikenakan.
Kondisi tersebut sempat membuat Ashanty merasa tergoda untuk kembali pada penampilannya sebelum berhijab. Namun, ia menyadari bahwa perubahan yang telah dipilih harus dijalani dengan penuh keyakinan dan tanggung jawab.
Ashanty juga memahami bahwa keimanan seseorang dapat mengalami pasang surut. Karena itu, ia tidak menutupi adanya keraguan dan tantangan yang muncul selama proses hijrah. Baginya, keterbukaan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk berdamai dengan diri sendiri sekaligus belajar menjadi pribadi yang lebih baik.
Meski sempat diliputi keraguan, Ashanty memilih untuk tetap mempertahankan hijabnya. Ia terus berusaha menguatkan hati dan meyakini bahwa setiap perubahan membutuhkan proses, kesabaran, serta dukungan dari orang-orang terdekat.
Pelantun lagu Jodohku tersebut turut meminta doa agar dirinya diberikan keteguhan dalam menjalani keputusan tersebut. Ia berharap dapat terus istiqamah, bukan hanya dalam berpenampilan, tetapi juga dalam memperbaiki sikap dan menjalani kehidupan sesuai dengan nilai-nilai agama.
Perjalanan hijrah Ashanty menunjukkan bahwa keputusan berhijab tidak serta-merta menghilangkan berbagai godaan dan pergulatan batin. Namun, melalui proses tersebut, ia berusaha untuk terus belajar, bertumbuh, dan mempertahankan komitmen yang telah dipilihnya.









