Beranda / News / Di Depan Guru dan Murid Sekolah Rakyat, Prabowo Tegaskan Tekad Perubahan Nasib

Di Depan Guru dan Murid Sekolah Rakyat, Prabowo Tegaskan Tekad Perubahan Nasib

jalanhijrah.com – Presiden Prabowo Subianto memaparkan maksud pendirian Sekolah Rakyat dalam acara pembekalan bagi 2.296 guru dan kepala sekolah Sekolah Rakyat yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Jumat (22/8/2025).

Sebelumnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melaporkan bahwa saat ini sudah ada 100 Sekolah Rakyat yang beroperasi, dan pada bulan September akan bertambah 65 lokasi lagi, sehingga total 165 Sekolah Rakyat akan aktif tahun ini dengan dukungan 2.407 guru serta 4.442 tenaga pendidik. Presiden memberikan apresiasi atas pencapaian ini, mengakui kerja keras dari para menteri dan semua pihak terkait sehingga Sekolah Rakyat dapat berjalan dalam waktu yang relatif singkat.

“Saat ini sudah ada 100 Sekolah Rakyat, dan tidak lama lagi akan bertambah menjadi 165. Kami berharap tahun depan jumlahnya mencapai 200 sekolah. Kami berkomitmen untuk mengubah nasib saudara-saudara kita yang masih mengalami kesulitan ekonomi dan terus bekerja keras untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia,” ujar Prabowo.

Presiden juga menyampaikan pesan kepada para guru dan kepala sekolah agar membimbing dan mendidik siswa dengan sebaik-baiknya. “Seluruh rakyat Indonesia berhak menikmati kekayaan dan kesejahteraan negara ini, dan itu adalah tanggung jawab para guru. Bina dan didiklah anak-anak dengan baik, berikan mereka harapan, dukungan, dan kebahagiaan agar mereka tidak menjadi pesimis,” tegasnya. Prabowo menambahkan bahwa guru dan kepala Sekolah Rakyat memiliki peran penting dalam membentuk generasi penerus bangsa. “Anda sedang berupaya memutus rantai kemiskinan yang melanda dunia. Anak-anak yang Anda didik akan kembali kepada orang tua mereka dan kelak membantu mengangkat keluarganya keluar dari kemiskinan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Prabowo memberikan semangat kepada para siswa Sekolah Rakyat yang tampil sebagai paduan suara. Ia mengingatkan, “Anak-anak, hormatilah dan cintailah orang tua kalian, ciumlah kaki ibu kalian. Jangan pernah merasa rendah diri karena ayah kalian bekerja keras. Jangan sedih hanya karena orang tua kalian belum sejahtera saat ini, karena mereka berjuang demi kalian.”

Sementara itu, Gus Ipul menegaskan bahwa Sekolah Rakyat adalah inisiatif langsung dari Presiden Prabowo. Program ini dirancang untuk memutus rantai kemiskinan dengan menyediakan pendidikan berkualitas. “Bapak Presiden yang saya hormati, sesuai arahan Bapak, Sekolah Rakyat bukan sekadar lembaga pendidikan. Ini adalah strategi besar Bapak Presiden untuk memutus mata rantai kemiskinan, memperluas akses pendidikan, dan menyiapkan generasi emas Indonesia pada tahun 2045,” ujarnya.

Selanjutnya, Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, Prof. Muhammad Nuh, menyampaikan bahwa guru dan kepala Sekolah Rakyat menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. “Melalui Sekolah Rakyat, kita akan membuktikan bahwa Indonesia pada 2045 Insya Allah akan berjaya,” tambahnya.

Tag: