Beranda / Hijrah / Sudah Berhijrah, Mengapa Masih Harus Memohon Hidayah?

Sudah Berhijrah, Mengapa Masih Harus Memohon Hidayah?

jalanhijrah.com – Hijrah menjadi momentum penting dalam kehidupan seorang Muslim. Namun, keputusan untuk meninggalkan kebiasaan buruk bukanlah akhir perjalanan. Setelah berhijrah, seseorang tetap harus memohon hidayah agar mampu menjaga keimanan dan istiqamah dalam kebaikan.

Pada dasarnya, hijrah tidak sekadar mengubah penampilan, lingkungan pergaulan, atau kebiasaan sehari-hari. Lebih dari itu, hijrah mengajak seorang Muslim meninggalkan segala sesuatu yang tidak Allah ridhai. Selanjutnya, ia berusaha menjalani kehidupan yang lebih dekat dengan Allah SWT.

Ketika seseorang mulai menjaga salat, membaca Al-Qur’an, menuntut ilmu agama, dan menjauhi maksiat, Allah telah memberinya nikmat yang besar. Oleh karena itu, seorang Muslim tidak boleh menganggap perubahan tersebut hanya berasal dari kekuatan dirinya sendiri.

Dalam hadis qudsi yang Imam Muslim riwayatkan, Allah SWT berfirman:

يَا عِبَادِي كُلُّكُمْ ضَالٌّ إِلَّا مَنْ هَدَيْتُهُ فَاسْتَهْدُونِي أَهْدِكُمْ

“Wahai hamba-hamba-Ku, kalian semua tersesat kecuali orang yang Aku beri petunjuk. Maka mintalah petunjuk kepada-Ku, niscaya Aku akan memberi kalian petunjuk.” (HR Muslim)

Hadis tersebut menunjukkan bahwa manusia selalu membutuhkan petunjuk Allah. Seseorang tidak hanya memerlukan hidayah ketika pertama kali mengenal kebenaran. Sebaliknya, ia juga memerlukan hidayah agar mampu menjalankan kebenaran secara konsisten hingga akhir hayat.

Hidayah Harus Terus Dimohon

Setiap hari, umat Islam memohon hidayah melalui Surah Al-Fatihah. Dalam setiap salat, seorang Muslim membaca:

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ

“Tunjukilah kami jalan yang lurus.” (QS Al-Fatihah: 6)

Ayat tersebut menegaskan bahwa orang beriman tetap membutuhkan petunjuk Allah. Sebab, hati manusia dapat berubah, sedangkan godaan dan ujian akan terus datang.

Selain itu, hidayah tidak hanya membuat seseorang mengetahui jalan yang benar. Hidayah juga membantu seorang Muslim menerima, menjalankan, dan mempertahankan kebenaran. Karena itu, pengetahuan agama saja belum cukup tanpa pertolongan Allah dan kesungguhan dalam mengamalkannya.

Seseorang mungkin telah meninggalkan kebiasaan buruk pada hari ini. Namun, ia tetap berisiko mengulanginya apabila tidak menjaga hati dan ibadah. Oleh sebab itu, setiap Muslim perlu terus berdoa sekaligus berusaha memperkuat keimanannya.

Jangan Merasa Aman Setelah Berhijrah

Rasa bangga terhadap perubahan diri dapat menjadi ujian setelah hijrah. Seseorang mungkin merasa lebih baik daripada orang lain. Bahkan, ia dapat menganggap dirinya tidak akan kembali melakukan kesalahan yang sama.

Padahal, perasaan tersebut dapat menumbuhkan kesombongan dan kelalaian. Tanpa pertolongan Allah, manusia dapat kembali tergelincir akibat godaan, tekanan, lingkungan, maupun kelemahan dirinya sendiri.

Karena itu, hijrah seharusnya menumbuhkan rasa syukur dan rendah hati. Seorang Muslim perlu terus mengevaluasi diri, memperbaiki niat, memilih lingkungan yang baik, serta menjaga ibadah secara konsisten.

Selain berusaha, ia juga harus memohon keteguhan hati kepada Allah. Doa dan ikhtiar harus berjalan bersama agar perubahan tersebut tidak hanya bertahan sesaat.

Allah SWT berfirman:

وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا ۗ إِنَّ اللَّهَ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, Allah benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS An-Nahl: 18)

Hidayah termasuk nikmat terbesar yang patut disyukuri. Namun, rasa syukur tidak cukup melalui ucapan. Seorang Muslim perlu menjaga nikmat tersebut dengan memperkuat ibadah, menambah ilmu, memperbaiki akhlak, dan menjauhi perbuatan yang dapat melemahkan iman.

Dengan demikian, hijrah bukanlah garis akhir, melainkan awal perjalanan panjang menuju kehidupan yang Allah ridhai. Seseorang tetap membutuhkan hidayah agar mampu menjaga keimanan dan mempertahankan ketaatan.

Pada akhirnya, manusia tidak dapat mengandalkan kekuatannya sendiri. Ia memerlukan pertolongan Allah agar tetap istiqamah di jalan kebenaran hingga akhir kehidupan.

Tag: