Bersyukurlah Dengan Memperbanyak Zikir

Jalanhijrah.com – Bersyukur adalah sebuah ibadah yang mudah diucapkan namun sangat mudah dilupakan oleh manusia. Dalam Al-Quran Allah berfirman barang siapa yang bersyukur maka akan ditambahnya nikmatnya dan barang siapa yang ingkar terhadap nikmat Allah, sungguh azabnya amatlah pedih. Rasulullah sendiri dalam hadisnya memberikan cara bersyukur. Nabi mengungkapkan bahwa cara bersyukur adalah dengan memperbanyak zikir kepada Allah.

Nabi Muhammad bersabda

أن الذكر رأس الشكر، فما شكر الله تعالى من لم يذكره

Artinya, “Zikir adalah pokok syukur kepada Allah. Tidak bersyukur kepada Allah oleh mereka yang tidak berzikir,” [HR. Baihaki]

Bahkan dalam hadis ini, Rasulullah menjelaskan bahwa zikir merupakan pokok dari rasa syukur. Zikir adalah pondasi dari rasa bersyukur. Bahkan dikuatkan lagi intonasinya, tidak bersyukur kepada Allah mereka yang tidak berzikir.

Imam Al-Baihaqi meriwayatkan dari sahabat Zaid bin Aslam yang menceritakan dialog antara Nabi Musa a.s dengan Allah Swt tentang landasan bersyukur adalah zikir.

“Tuhanku, Kau menganugerahkan banyak nikmat kepadaku. Tunjukilah agar aku dapat bersyukur atas nikmat tersebut,” kata Nabi Musa membuka percakapan.

“Musa, sebutlah (zikir) banyak-banyak nama-Ku, maka sungguh kau telah banyak bersyukur. Tetapi bila kau lupa, maka sungguh kau telah mengingkari nikmat-Ku,” jawab Allah.

Zikir sendiri selain menjadi pokok dari rasa bersyukur juga memiliki keutamaan-keutamaan yang luar biasa. Dalam Al-Quran disebutkan bahwa orang yang berzikir akan mendapatkan ampunan dan pahala yang besar.

Baca Juga  Melihat Nasib Keluarga yang Terkatung-katung Pasca Dibohongi ISIS

وَالذَّاكِرِيْنَ اللهَ كَثِيْرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيْمًا [الأحزاب: 35]

Artinya: “Laki-laki dan perempuan yang banyak berzikir kepada Allah, maka Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS al-Ahzab: 35)

Pada esensinya zikir adalah mengingat Allah. Oleh karenanya zikir merupakan ibadah yang mudah yang bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Orang yang berkendara bisa berzikir, orang menunggu antrean bisa berzikir. Orang yang lagi minum kopi juga bisa berzikir. Pada dasarnya zikir memang mudah, namun banyak yang susah melakukannya.

Semoga kita bisa istikamah bersyukur dengan memperbanyak zikir.

Penulis: Ahmad Khalwani Penikmat Kajian keislaman

By Redaksi Jalan Hijrah

Jalanhijrah.com adalah platform media edukasi dan informasi keislaman dan keindonesiaan yang berasaskan pada nilai-nilai moderasi dan kontranarasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *