Lewati ke konten
Hot News

Berani Meninggalkan Keburukan

Menjaga Asa dalam Perubahan Hidup

Hijrah Bukan Sekadar Penampilan

Hijrah Milenial: Antara Identitas, Iman, dan Tantangan Zaman

Milenial Islami: Adaptif, Produktif, dan Inspiratif

AS Tolak Kerja Sama dengan Pemerintahan Irak yang Melibatkan Kelompok Bersenjata Berlabel Teroris

JalanHijrah.com
  • MilenialBerita hiburan seputar artis, film, dan gosip
  • Hijrah
    • TaubatMom seputar ibu dan anak
    • Fikih HarianBerita viral hari ini
    • MujadalahBerita terkini seputar olahraga hari ini
  • KeluargaBerita seputar otomotif hari ini
  • PerempuanBerita seputar kecantikan wanita
  • NewsBerita nasional dan internasional terkini
Main Menu
  • MilenialBerita hiburan seputar artis, film, dan gosip
  • Hijrah
    • TaubatMom seputar ibu dan anak
    • Fikih HarianBerita viral hari ini
    • MujadalahBerita terkini seputar olahraga hari ini
  • KeluargaBerita seputar otomotif hari ini
  • PerempuanBerita seputar kecantikan wanita
  • NewsBerita nasional dan internasional terkini

About Me

Jalan Hijrah — situs yang membawa tema "Menuju Kosmopolitanisme Islam". Website ini menyajikan konten seputar Islam kontemporer dengan penekanan pada isu-isu kemasyarakatan, pemikiran keagamaan, dan kehidupan sehari-hari muslim di era modern. Ada unsur opini, berita, refleksi, dan diskusi yang menggambarkan bagaimana Islam dan nilai-nilainya diterapkan dalam konteks modern yang plural dan dinamis.

Instagram

Diskursus mengenai pluralisme agama sejak era tahun 2000-an hingga kini tidak pernah habis-habisnya dibahas. Bukan tanpa alasan tema itu sepi dari pembahasan dan kajian. Mengingat Indonesia dengan segala keanekaragaman ras, suku, dan agama, tak jarang sering mengalami persinggungan yang berujung pada konflik yang disertai dengan kekerasan. Sehingga pembicaraan mengenai pluralisme menjadi suatu kepastian. Walaupun wacana mengenai pluralisme banyak mengalami pertentangan, terutama oleh kaum yang tidak setuju dengannya.

Wacana pluralisme tetap saja masih menggema dan memang perlu dihadirkan di tengah-tengah kemajemukan sebuah bangsa, seperti Indonesia. Maka tidak heran jika banyak para pemikir khususnya para intelektual keagamaan yang membahas mengenai pentingnya menghadirkan pluralisme di tengah-tengah masyarakat. Salah satu pemikir yang membicarakan pentingnya pluralisme itu adalah Murad Wilfried Hoffman, seorang mualaf asal Jerman.

Selengkapnya klik Link di Bio

#jalanhijrah#hijrah #pluralisme #remajaislami #remajahijrah
•
Follow
Diskursus mengenai pluralisme agama sejak era tahun 2000-an hingga kini tidak pernah habis-habisnya dibahas. Bukan tanpa alasan tema itu sepi dari pembahasan dan kajian. Mengingat Indonesia dengan segala keanekaragaman ras, suku, dan agama, tak jarang sering mengalami persinggungan yang berujung pada konflik yang disertai dengan kekerasan. Sehingga pembicaraan mengenai pluralisme menjadi suatu kepastian. Walaupun wacana mengenai pluralisme banyak mengalami pertentangan, terutama oleh kaum yang tidak setuju dengannya. Wacana pluralisme tetap saja masih menggema dan memang perlu dihadirkan di tengah-tengah kemajemukan sebuah bangsa, seperti Indonesia. Maka tidak heran jika banyak para pemikir khususnya para intelektual keagamaan yang membahas mengenai pentingnya menghadirkan pluralisme di tengah-tengah masyarakat. Salah satu pemikir yang membicarakan pentingnya pluralisme itu adalah Murad Wilfried Hoffman, seorang mualaf asal Jerman. Selengkapnya klik Link di Bio #jalanhijrah#hijrah #pluralisme #remajaislami #remajahijrah
3 tahun ago
View on Instagram |
1/9
Bulan Sya’ban adalah satu bulan yang cukup mulia dalam kalender Hijriyah. Dimana pada bulan ini, seluruh amal ibadah manusia akan diangkat. Rasulullah sendiri banyak melakukan ibadah di bulan ini dengan memperbanyak puasa serta memohon ampunan kepada Allah. Perlu diketahui bahwa dalam bulan Sya’ban ini ada 2 orang tidak mendapat ampunan Allah Swt.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah menjelaskan bahwa pada bulan Sya’ban seluruh makhluk akan mendapatkan ampun kecuali 2 orang yaitu musyrik dan musyahin.

إِنَّ اللَّهَ لَيَطَّلِعُ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ, فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ, إِلاَّ لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ.

#jalanhijrah #hijrah #bulansyaban #syaban #taubat
•
Follow
Bulan Sya’ban adalah satu bulan yang cukup mulia dalam kalender Hijriyah. Dimana pada bulan ini, seluruh amal ibadah manusia akan diangkat. Rasulullah sendiri banyak melakukan ibadah di bulan ini dengan memperbanyak puasa serta memohon ampunan kepada Allah. Perlu diketahui bahwa dalam bulan Sya’ban ini ada 2 orang tidak mendapat ampunan Allah Swt. Dalam sebuah hadis, Rasulullah menjelaskan bahwa pada bulan Sya’ban seluruh makhluk akan mendapatkan ampun kecuali 2 orang yaitu musyrik dan musyahin. إِنَّ اللَّهَ لَيَطَّلِعُ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ, فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ, إِلاَّ لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ. #jalanhijrah #hijrah #bulansyaban #syaban #taubat
3 tahun ago
View on Instagram |
2/9
Jambi – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Subdit Bina Masyarakat, Direktorat Deradikalisasi terus melakukan program penguatan rasa nasionalisme kepada para mitra deradikalisasi atau eks narapidana terorisme (napiter). Ada empat poin penguatan nasionalisme itu adalah komitmen kebangsaan, toleransi terhadap keberagaman, menghargai budaya dan kearifan lokal, serta menjaga perdamaian.

“Pancasila bukanlah Agama dan Pancasila tidak untuk menggantikan Agama. Tetapi Pancasila adalah dasar, Pancasila adalah ideologi yang mempersatukan bangsa yang digali dari nilai-nilai luhur bangsa dan budaya” ungkap DIrektur Deradikalisasi BNPT Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhid, S.E., M.M., saat 

#jalanhijrah #hijrah #bnpt #bnptri #tolakradikalisme #antiradikalisme
•
Follow
Jambi – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Subdit Bina Masyarakat, Direktorat Deradikalisasi terus melakukan program penguatan rasa nasionalisme kepada para mitra deradikalisasi atau eks narapidana terorisme (napiter). Ada empat poin penguatan nasionalisme itu adalah komitmen kebangsaan, toleransi terhadap keberagaman, menghargai budaya dan kearifan lokal, serta menjaga perdamaian. “Pancasila bukanlah Agama dan Pancasila tidak untuk menggantikan Agama. Tetapi Pancasila adalah dasar, Pancasila adalah ideologi yang mempersatukan bangsa yang digali dari nilai-nilai luhur bangsa dan budaya” ungkap DIrektur Deradikalisasi BNPT Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhid, S.E., M.M., saat #jalanhijrah #hijrah #bnpt #bnptri #tolakradikalisme #antiradikalisme
3 tahun ago
View on Instagram |
3/9