Jalanhijrah.com-Surga sebagaimana pengetahuan bersama adalah tempat segala kenikmatan. Dalam agama Islam, surga adalah tempat yang dijanjikan oleh Allah untuk para hambanya yang terpilih dan tentunya bertakwa. Namun demikian, ada beberapa orang yang susah masuk surga dikarenakan sifat dan perilakunya. Dan berikut tiga orang yang susah masuk surga

Nabi Muhammad dalam hadisnya menjelaskan setidaknya ada tiga orang yang susah masuk surga karena sifat dan perilakunya

لا يدخل الجنة خِبٌّ ولا بخيل ولا منان

Artinya: “Seorang penipu tidak akan masuk surga. Demikian pula, orang yang kikir dan orang yang mengungkit-ungkit pemberian.” [HR. Tirmidzi]

Melihat hadis ini menjadi jelas bahwa orang yang susah masuk surga setidaknya ada tiga

Pertama adalah penipu. Nabi Muhammad sendiri menjelaskan orang yang suka menipu atau berdusta balasannya adalah neraka. Karena penipu itu selalu dekat dengan kejahatan

وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ ، فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِيْ إِلَى الْفُجُوْرِ ، وَإِنَّ الْفُجُوْرَ يَهْدِيْ إِلَى النَّارِ ، وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ كَذَّابًا

Artinya “Dan jauhilah oleh kalian berbuat dusta, karena dusta membawa seseorang kepada kejahatan, dan kejahatan mengantarkan seseorang ke Neraka. Dan jika seseorang senantiasa berdusta dan memilih kedustaan maka akan dicatat di sisi Allâh sebagai pendusta.’” [Abu Dawud]

Kedua, adalah orang yang pelit. Pelit ini dalam kacamata para ulama setidaknya ada dua jenis. Pertama adalah pelit terhadap diri sendiri dan pelit terhadap orang lain. Ibnu Qudamah menjelaskan bahwa pelit terhadap diri sendiri ini termasuk derajat pelit yang paling parah

Baca Juga  4 Cara Menjaga Amal Ibadah Pasca Ramadhan

ﻭﺃﺷﺪ ﺩﺭﺟﺎﺕ ﺍﻟﺒﺨﻞ ﺃﻥ ﻳﺒﺨﻞ ﺍﻹﻧﺴﺎﻥ ﻋﻠﻰ ﻧﻔﺴﻪ ﻣﻊ ﺍﻟﺤﺎﺟﺔ، ﻓﻜﻢ ﻣﻦ ﺑﺨﻴﻞٍ ﻳﻤﺴﻚ ﺍﻟﻤﺎﻝ، ﻭﻳﻤﺮﺽ ﻓﻼ ﻳﺘﺪﺍﻭﻯ، ﻭﻳﺸﺘﻬﻲ ﺍﻟﺸﻬﻮﺓ ﻓﻴﻤﻨﻌﻪ ﻣﻨﻬﺎ ﺍﻟﺒﺨﻞ

Artinya: “Derajat pelit yang paling parah adalah pelit terhadap diri sendiri, padahal ia sedang membutuhkan. Betapa banyak manusia yang menahan hartanya (tidak dibelanjakan), semisal ketika sakit ia tidak berobat. Ia sedang berhajat (punya kebutuhan) terhadap sesuatu, tetapi ia tahan karena pelit.”  [Minhaj Al-Qashidin, hal. 205]

Ketiga, orang susah masuk surga yang ketiga adalah orang yang suka mengungkit-ungkit pemberian.

Demikianlah orang yang sulit masuk surga berdasarkan hadis Nabi, Wallahu A’lam Bishowab

By Redaksi Jalan Hijrah

Jalanhijrah.com adalah platform media edukasi dan informasi keislaman dan keindonesiaan yang berasaskan pada nilai-nilai moderasi dan kontranarasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *